Kalpanax K Cream 5 gr/Tube



https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/product/10308/10308_1638333253.5789-thumbnail.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/product/10308/10308_1638333287.7038-thumbnail.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/product/10308/10308_1638333253.5789__540x540.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/product/10308/10308_1638333253.5789__540x540.jpg

Kalpanax K Cream 5 gr/Tube

Mulai dari

Rp 13.000

Anda berpotensi mendapatkan sejumlah

0

Kalpanax K Cream 5 gr mengatasi pitiriasis versikolor, dermatofitosis, dan mikosis kulit lain.

Share:

Tersedia di

Penjual di Semua Kota

Deskripsi Produk

Kalpanax K Cream 5 gr mengatasi pitiriasis versikolor, dermatofitosis, dan mikosis kulit lain.

Spesifikasi:
1. Kemasan tube 5 gr
2. Nomor Registrasi BPOM: DTL9711628129A1

Komposisi: 
Miconazole nitrate 2%,
Cream base q.s

Bentuk Sediaan : Krim

Indikasi :

Infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi, jamur lainnya seperti :

1. Pityriasis versicolor (panu)

2. Tinea corporis (kurap dileher atau dibadan)

3. Tinea cruris (kurap di selangkangan)

4. Tinea pedis (kutu air di telapak kaki/ athlete’s foot)

Karena mempunyai khasiat anti bakteri terhadap bakteri gram positif, maka krim Kalpanax® dapat digunakan untuk mengobati penyakit jamur yang mengalami infeksi sekunder bakteri.

Dosis dan Pemakaian:
Dioleskan pada kulit yang terkena penyakit jamur, 2 kali sehari. Gosokkan krim dengan jari sampai krim menyerap ke dalam kulit.Lamanya terapi bervariasi antara 2-6 minggu tergantung dari tempat dan berat ringannya penyakit. Agar penyakitnya tidak kambuh lagi, pengobatan harus dilanjutkan 10 hari setelah semua gejala hilang.

Kontraindikasi:
Krim Kalpanax tidak boleh diberikan pada pasien yang alergi terhadap Mikonazol atau bahan tambahan lainnya dari krim Kalpanax.

Peringatan dan perhatian:

1. Bila terjadi reaksi sensitivitas atau iritasi, obat harus diberhentikan.

2. Tidak boleh kontak dengan mukosa mata.

3. Penggunaan topikal hanya sejumlah kecil, diaborsi, namun hati- hati penggunaan pada ibu hamil.

4. Penyakit panu mengaibatkan gangguan pigmentasi kulit. Setelah pengobatan, ganguan pigmentasi balum kembali normal. Untuk pigmentasi normal dianjurkan berjemur di pagi hari.


Efek Samping:
Biasanya krim Kalpamax dapat ditoleransi dengan baik. Pada orang terlalu sensitive (sangat jarang terjadi) dapat timbul iritasi danhipersensitivitas kulit.


Overdosis:

Kelebihan pemakaian dapat emnyebabkan iritasi,yang akan hilang setelah pengjhentian terapi. Jika sampai tertelan, lakukan pengosongan lambung yang sesuai.