https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-vanila-240gr.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-vanila-240gr.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-vanila-240gr.jpg

Hepatosol Vanila

Mulai dari

Rp 113.000

Anda berpotensi mendapatkan sejumlah

20

Hepatosol adalah Makanan diet khusus untuk pasien dengan gangguan hati, disertai atau tidak disertai ensefalopati hepatik (penurunan fungsi otak).   Info : Produk yang diterima kemungkinan akan berbeda, terkait ketersediaan kemasan baru.

Tersedia di

Penjual di Semua Kota
Hepatosol adalah Makanan diet khusus dengan nutrisi lengkap dan seimbang untuk pasien dengan gangguan fungsi hati seperti : hepatitis, perlemakan hati, sirosis hati, kanker hati.   Beberapa kondisi umum pasien gangguan hati, seperti: Gangguan metabolisme tubuh, sehingga pasien dengan mudah mengalami penurunan berat badan. Asupan nutrisi yang tidak seimbang sehingga menyebabkan pasien malnutrisi. Ketidakseimbangan jumlah antara asam amino rantai cabang dan asam amino aromatik dalam tubuh menyebabkan pasien mengalami penurunan fungsi otak dari stadium ringan hingga berat (koma). Proteolisis otot, yaitu pemecahan massa otot dalam tubuh sehingga menyebabkan pasien kehilangan massa ototnya.   Spesifikasi:  1. Berat 240gr 2. Rasa Vanila   Keunggulan: 1. Karbohidrat 75% sebagai sumber energi  2. Protein 16% yaitu Asam amino rantai cabang  3. Lemak 9% yaitu MCT (Medium Chain Trigliceride) sebagai cadangan energi dan tidak membebani kerja hati sehingga aman untuk pasien gangguan hati. 4. Vitamin dan mineral    Kegunaan:  1. Untuk memperbaiki keseimbangan dengan asam amino aromatik 2. Dapat mencegah pemecahan glikogen hati  3. Untuk membantu metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.   Perlu diketahui: Gangguan fungsi hati (hepatitis/liver) terbagi : - Hepatitis A ditularkan : lewat makanan, air, peralatan makan, mainan, dan juga benda-benda lainnya yang terkontaminasi dengan feses, dan paling utama adalah akibat kondisi tangan yang kotor.- Hepatitis B ditularkan : lewat darah, cairan tubuh, kontak seksual, jarum suntik yang digunakan untuk infus, kontaminasi jarum yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, tindik atau piercing.- Hepatitis C ditularkan : lewat transfusi darah, jarum suntik yang digunakan untuk infus, kontak seksual, kontaminasi jarum yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur dan tindik telinga.