https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-lola-kanan_1.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-lola-kanan_1.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/h/e/hepatosol-lola-kanan_1.jpg

Hepatosol Lola

Mulai dari

Rp 146.955

Anda berpotensi mendapatkan sejumlah

20

Hepatosol LOLA merupakan nutrisi yang diperkaya BCAA, Lemak baik MCT dan LOLA untuk mempercepat pemulihan hati pada kondisi penyakit kronik, perlemakan hati dan sirosis. LOLA dalam Hepatosol berperan untuk mempercepat proses pemulihan kesadaran dan mengurai amonia dengan efektif. Sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi sebagai "Late Evening Snack" di malam hari sebelum beristirahat.

Share:

Tersedia di

Penjual di Semua Kota

Hepatosol LOLA merupakan nutrisi yang diperkaya BCAA, Lemak baik MCT dan LOLA untuk mempercepat pemulihan hati pada kondisi penyakit kronik, perlemakan hati dan sirosis. LOLA dalam Hepatosol berperan untuk mempercepat proses pemulihan kesadaran dan mengurai amonia dengan efektif. Sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi sebagai "Late Evening Snack" di malam hari sebelum beristirahat.   

 

Spesifikasi: 

  • Berat 249gr
  • Rasa Jeruk   

Keunggulan:

1. Diperkaya BCAA 2,7g/saji
2. Diperkaya LOLA 4gr/saji
3. Bebas Laktosa & Gluten
4. BCAA (Branched Chain Amino Acid)
5. MCT (Medium Chain Triglycerides) dan LOLA merupakan komposisi penting dan utama untuk Kesehatan Hati.
6. Dapat dikonsumsi oral/ minum langsungatau per sonde melalui selang NGT
   

Kegunaan:

- Dapat mencegah pemecahan glikogen hati
- Untuk memperbaiki keseimbangan dengan asam amino aromatik
- Untuk membantu metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.
- Untuk membantu mempertahankan kesadaran pasien.     

Perlu diketahui:
Gangguan fungsi hati (hepatitis/liver) terbagi:
- Hepatitis A ditularkan: lewat makanan, air, peralatan makan, mainan, dan juga benda-benda lainnya yang terkontaminasi dengan feses, dan paling utama adalah akibat kondisi tangan yang kotor.
- Hepatitis B ditularkan: lewat darah, cairan tubuh, kontak seksual, jarum suntik yang digunakan untuk infus, kontaminasi jarum yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, tindik atau piercing.
- Hepatitis C ditularkan: lewat transfusi darah, jarum suntik yang digunakan untuk infus, kontak seksual, kontaminasi jarum yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur dan tindik telinga.