https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/e/n/entramix-baru_cok_1.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/e/n/entramix-baru_cok_1.jpg
https://kalcare.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/moch4/uploads/catalog/product/e/n/entramix-baru_cok_1.jpg

Entramix Coklat

Mulai dari

Rp 51.410

Anda berpotensi mendapatkan sejumlah

10

Entramix merupakan nutrisi lengkap seimbang, yang sangat cocok untuk dewasa hingga lansia dan dapat berperan sebagai pengganti makan, menjaga massa otot, serta kesehatan. Dilengkapi dengan serat pangan inulin yang berperan sebagai prebiotik unduk kesehatan saluran cerna, bantu lengkapi kebutuhan protein dan kalori harian.

Share:

Tersedia di

Penjual di Semua Kota

Entramix merupakan nutrisi lengkap seimbang, yang sangat cocok untuk dewasa hingga lansia dan dapat berperan sebagai pengganti makan, menjaga massa otot, serta kesehatan. Dilengkapi dengan serat pangan inulin yang berperan sebagai prebiotik unduk kesehatan saluran cerna, bantu lengkapi kebutuhan protein dan kalori harian.

Spesifikasi: 

  • Berat 185gr
  • Rasa Coklat  


Keunggulan:
1. Bisa digunakan sebagai pengganti makan utama atau suplemen makanan sehingga mempermudah perhitungan kalori harian dan pengaturan pola makan.
2. Aman untuk pasien dengan intoleransi laktosa dan gluten.
3. Mudah dicerna dan rendah residu (terserap lebih banyak).
4. Lebih nyaman bagi pasien yang bed rest cukup lama atau sudah tidak bisa beraktifitas fisik lagi.
5. Bisa diberikan secara oral maupun sonde (menggunakan pipa nasogastrik) dalam memenuhi asupan nutrisi harian.
6. Rasa yang Enak.   

Komposisi:
1. Kandungan 9 gr kombinasi Whey dan Casein Protein per saji.
2. Diperkaya dengan Prebiotik Inulin (menjaga kesehatan saluran pencernaan).
3. Tinggi 11 Vitamin (A, B Complex, C, D, E).
4. Sumber 8 Mineral.
5. Lemak sehat dari sunflower oil, palm oil, canola oil dan coconut oil yang kaya MUFA dan PUFA, MCT.
6. Rendah laktosa (minim resiko diare).

Kegunaan:
1. Malnutrisi dan anoreksia.
2. Saat kebutuhan nutrisi tidak dipenuhi dari makanan biasa, misal: geriatri, diet peningkatan status gizi (TBC, trauma kepala).
3. Kesulitan mengunyah dan menelan, misal: impaksi gigi M3 pro OD, sariawan hebat.
4. Maldigesti dan malabsorpsi, misal: mual, muntah.
5. Persiapan operasi (stress metabolik).
6. Persiapan tindakan diagnostik.
7. Diet di RS pada umumnya; hipertensi, hiperkolesterolemia.