Yuk, Berkenalan dengan Prosesi Sunatan Anak!


Yuk, Berkenalan dengan Prosesi Sunatan Anak!

Yuk, Berkenalan dengan Prosesi Sunatan Anak!

Sirkumsisi, sunatan atau khitanan adalah sebuah proses operasi kecil pada bagian penis atau alat kelamin laki-laki, dengan cara membuang bagian kulit luar ujung penisnya. Ini merupakan praktik yang sudah dilakukan dari jaman dahulu, yang bersumber dari ajaran agama. Sekarang ini, banyak orang tua yang menyunat anak mereka dengan alasan agama atau kepentingan lainnya, termasuk untuk alasan kesehatan.

 

Jika Anda sedang berpikir untuk melakukan sunatan anak, berikut ini KALBE Store tampilkan beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan para orangtua.

 

Kapan sirkumsisi dapat dilakukan?

Sirkumsisi biasa dilakukan pada satu atau dua hari setelah kelahiran. Prosedur khitan akan menjadi lebih kompleks dan sulit seiring bertambah tuanya usia anak.

 

Bagaimana sirkumsisi dilakukan?

Selama sirkumsisi, bagian kulit depan pelapis kepala penis dan bagian kulit yang berlebih pada bagian depan penis akan dipotong. Jika dilakukan pada saat bayi baru lahir, maka prosedurnya hanya akan memakan waktu 5-10 menit. Sunatan pada orang dewasa akan memakan waktu sampai 1 jam. Sirkumsisi umumnya akan sembuh dalam 5-7 hari.

 

Apakah penting melakukan sunatan anak ini?

Kegunaan sirkumsisi pada kesehatan masih menjadi perdebatan sampai sekarang. Baru-baru ini American Academy of Pediatric tidak merekomendasikan adanya sunatan pada bayi laki-laki baru lahir karena belum adanya bukti kuat yang dapat menjelaskan kegunaan dari operasi ini. Prosedur ini mungkin disarankan bagi anak yang mengalami fimosis (kulit ujung penis tertutup) atau untuk mengobati infeksi pada bagian penis.

 

Apa keuntungan dari melakukan sirkumsisi?

Ada beberapa kegunaan dari dilakukannya sirkumsisi, yaitu:

> Mengurangi risiko infeksi saluran kencing.

> Mengurangi risiko terjangkit penyakit menular seksual.

> Melindungi dari serangan penile cancer atau kanker penis, dan mengurangi risiko terjadinya kanker serviks pada pasangan seksual wanitanya.

> Mencegah balanitis (peradangan dari batang penis) dan balanoposthitis (peradangan dari batang dan ujung penis).

> Sirkumsisi juga membuat laki-laki dapat selalu menjaga keadaan penisnya tetap bersih.

 

Apa saja risiko dari dilakukannya sirkumsisi?

Seperti prosedur operasi lainnya, ada beberapa risiko dari dilakukannya sirkumsisi. Bagaimanapun, risiko yang terjadi sangatlah rendah. Masalah yang mungkin terjadi adalah:

 

> Sakit

 

> Risiko pendarahan dan infeksi pada bagian sirkumsisi

 

> Meningkatkan risiko terjadinya meatitis (peradangan di bagian lubang penis)

 

> Risiko terjadinya trauma pada penis meningkat.

 

Nah, sambil menimbang-nimbang apakah akan menjalani sunatan anak atau tidak, pastikan dulu nutrisi anak terpenuhi dengan produk-produk terbaik yang dipasarkan KALBE Store, seperti susu Morinaga, bubur bayi Milna, dan susu Zee yang lezat.

 

Salam,

KALBE Store