Memahami Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memberi Gula Pada Makanan Si Kecil


Memahami Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memberi Gula Pada Makanan Si Kecil

Memahami Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memberi Gula Pada Makanan Si Kecil

Setelah si kecil menginjak usia 6 bulan, orang tua wajib mulai memperkenalkan makanan pendamping ASI atau MPASI. Pemberian MPASI ini dilakukan untuk membiasakan si kecil pada makanan utamanya nanti sekaligus untuk mendukung pertumbuhan sistem pencernaannya. Akan tetapi, MPASI yang diberikan juga harus disesuaikan dengan usianya. Jika masih baru, pilih MPASI yang memiliki tekstur lembut dan mudah ditelan. Jangan beri susu formula terlebih dahulu. Itu karena pencernaan bayi usia 6 bulan bisa saja belum siap untuk menerima susu selain ASI. Sebaiknya hindari juga menambahkan garam atau gula pada makanan si kecil. Karena pemberian gula terlalu dini bisa saja merusak selera makannya nanti.

 

Apakah Boleh Memberi Tambahan Gula Pada Makanan Bayi?

Perkenalan si kecil dengan MPASI memang tidak bisa dilepaskan dari perkenalannya dengan rasa makanan. Selama 6 bulan, ia hanya mengenal manisnya rasa ASI. Ia belum mengenal rasa lain. Dalam kondisi seperti ini, memberinya makanan yang memiliki rasa kuat jelas akan menjadi masalah di kemudian hari. Itulah kenapa MPASI sebaiknya tidak diberi tambahan garam ataupun gula.

 

Memberi tambahan gula pada makanan bayi sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang. Hanya saja jika rasa manisnya terlalu tajam dan menjadi kebiasaan, ini bisa merusak selera makannya. Nantinya, ada kecenderungan si kecil menolak sayur karena rasanya yang hambar. Bahkan lebih buruk dari itu, ia menjadi sulit makan dan hanya ingin makan camilan.

 

Waktu yang Tepat Untuk Memberi Gula Pada Anak

Pemberian gula sebaiknya dilakukan jika si kecil sudah menginjak usia 1 tahun. Pada usia ini jugalah Anda bisa memberinya susu formula. Saat si kecil berusia 1 tahun, sistem pencernaannya sudah lebih siap. Pola makannya juga sudah terbentuk. Ia sudah mengenal beberapa rasa. Meski demikian, pemberian gula tetap harus dikontrol.

 

Gula yang terlalu berlebihan bisa menyebabkan berbagai masalah. Misalnya saja rusaknya gigi si kecil akibat makanan manis. Belum lagi risiko obesitas. Jika kebiasaan ini tidak segera diubah, risiko diabetes akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia anak.

 

Keinginan makan makanan manis sebenarnya juga bisa ditekan dengan perut yang kenyang. Saat si kecil merasa kenyang, keinginan untuk akan camilan akan menurun. Anda juga bisa memanfaatkan susu formula untuk itu. Jadi daripada memberinya kue manis, akan lebih bermanfaat jika memberi si kecil Susu Morinaga.

 

 

 

Salam,

KALBE Store