Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur


Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Para calon ibu tentunya menginginkan janin yang dikandungnya tumbuh sehat dan lahir dalam kondisi sempurna. Kelahiran prematur adalah salah satu hal yang paling ditakutkan oleh para calon ibu. Bukan tanpa alasan. Kelahiran prematur tak hanya sekedar kelahiran sebelum waktunya. Masalah kesehatan juga dipastikan mengintai sang bayi. Tak mengherankan, ibu hamil selalu diingatkan untuk selalu menjaga kesehatannya bahkan mengkonsumsi susu ibu hamil. Makanan yang dikonsumsi juga harus dijaga. Bagi Anda yang tak ingin mengalami kelahiran bayi prematur, Anda bisa menerapkan tips berikut ini.

 

Cukupi Kebutuhan Nutrisi

Calon ibu harus memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi melalui makanan sehat dan lengkap. Bukan hanya untuk dirinya sendiri namun juga untuk janin yang sedang dikandung. Makanan yang Anda konsumsi nantinya juga akan diserap oleh janin. Karena itu, kebutuhan nutrisi ibu hamil jauh lebih tinggi dibandingkan saat belum mengandung. Salah satu asupan nutrisi yang sangat penting untuk ibu hamil adalah asam folat. Selain baik untuk pertumbuhan janin, asam folat juga mampu mencegah kelahiran prematur dan cacat lahir. Untuk memperoleh semua itu, mengkonsumsi susu ibu hamil juga bisa jadi pilihan

 

Minum Air Putih yang Cukup

Minuman terbaik untuk ibu hamil sebenarnya bukan susu melainkan air putih. Itu karena air putih memiliki kemampuan yang jauh lebih baik untuk menjaga tubuh dari dehidrasi. Perlu diketahui, dehidrasi pada ibu hamil bisa memicu kontraksi hingga menyebabkan kelahiran prematur. Itulah kenapa ibu hamil sangat dianjurkan untuk minum air putih setidaknya sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari. Selain itu, jangan lupa juga untuk mengkonsumsi susu ibu hamil.

 

Rutin Memeriksa Kondisi Kehamilan

Ibu hamil sangat dianjurkan untuk memeriksa kondisi kehamilannya secara rutin. Waktu paling ideal untuk melakukan pemeriksaan adalah setiap 4 minggu sekali. Setelah menginjak usia kehamilan 28 minggu, intensitas kehamilan ini bisa 2 sampai 3 minggu sekali. Namun pada usia kehamilan 36 minggu, pemeriksaan harus dilakukan seminggu sekali. Kalaupun tidak bisa melakukan pemeriksaan secara intens, setidaknya ibu hamil harus memeriksa kondisi kehamilannya sebanyak 4 kali selama mengandung dan selalu lengkapi nutrisi dengan susu ibu hamil.

 

Demi tumbuh kembang si kecil sejak dalam kandungan, ibu hamil harus memperhatikan hal-hal di atas. Mengkonsumsi susu hamil seperti Susu Prenagen juga sangat penting untuk melengkapi nutrisi selama masa kehamilan. Dengan cara ini, nutrisi ibu dan janin akan lebih mudah terpenuhi. Resiko bayi lahir prematur juga bisa ditekan.

 

 

 

Salam,

KALBE Store