Tes Penyebaran Covid-19 : Rapid Test, PCR, dan TB-TCM

Tes Penyebaran Covid-19 : Rapid Test, PCR, dan TB-TCM

Penyebaran virus corona memang tidak hanya dapat dipastikan melalui gejala saja. Perlu dilakukan tes khusus atau laboratorium untuk melakukan konfirmasi apakah seseorang benar terinfeksi covid-19. Pengujian ini bermaksud untuk mendiagnosa tiap individu dan mengetahui penyebaran covid-19 di suatu daerah atau Negara. Selain itu, data pengujian dapat membantu layanan kesehatan untuk menyiapkan perawatan yang diperlukan.

 

Di Indonesia sendiri, terdapat tiga tes yang telah dilakukan atau sedang disiapkan oleh pemerintah untuk mendeteksi covid-19. Tes ini terdiri dari rapid test, PCR, dan TB-TCM. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing tes tersebut.

 

 

 

berbagai jenis covid-19 yang dilakukan di Indonesia

 

 

 

1. Rapid test

 

Rapid test merupakan upaya pengujian sampel darah dari seseorang yang diduga terinfeksi covid-19. Alat rapid test akan menguji antibodi SARS-CoV-2, Immunoglobulin G (IgG), dan Immunoglobulin M (IgM) yang terdapat dalam sampel darah. Prosesnya pun tergolong cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit hingga hasil keluar. Rapid test juga tidak memerlukan laboratorium, sehingga dapat dilakukan pada semua layanan kesehatan yang memiliki alat.

 

Sampel darah yang mengandung antibodi IgG dan IgM akan memberikan reaksi berupa perubahan warna pada alat rapid test. Hasil IgG dan IgM yang positif pada rapid test menandakan bahwa pasien berada dalam fase infeksi aktif. Lalu pada hasil IgM negatif dan IgG positif menujukkan bahwa pasien tersebut sudah pernah terinfeksi SARS-CoV-2 dan sembuh.

 

Namun, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengakui bahwa rapid test ini tidak semuanya efektif. Sebab, saat seseorang belum menunjukkan gejala atau virus berada dalam periode inkubasi, IgG dan IgM belum terdeteksi oleh rapid test. Oleh karena itu, ODP harus menunggu dua minggu untuk melihat tanda-tanda gejala sebelum melakukan rapid test.

 

2. PCR

 

Proses screening selanjutnya adalah PCR atau Polymerase Chain Reaction. PCR dianggap sebagai salah satu metode yang efektif untuk mendeteksi coronavirus. Tes PCR dilakukan dengan tes swab atau menguji sampel dari cairan hidung atau tenggorokan pasien dan mengirimkan pada laboratorium.

 

Pada proses PCR, petugas medis akan mencari genetik kecil dari RNA (ribonucleic acid) virus dengan mengambil potongan gen virus menggunakan campuran bahan kimia. Sebab virus yang aktif memiliki material genetika DNA maupun RNA. sehingga jika ditemukan potongan gen virus yang sama dalam sampel swab menandakan bahwa pasien terinfeksi covid-19.

 

Hasil dari tes PCR memang memerlukan waktu yang sedikit lama daripada rapid test. Durasi bervariasi, mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasil. Sebab lama atau tidaknya hasil PCR tergantung pada kapasitas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel.

 

3. TB-TCM

 

Cara pengujian terakhir bagi terduga covid-19 adalah dengan memanfaatkan mesin TB-TCM. Awalnya, tes ini memang digunakan untuk penyakit tuberkulosis atau TB berdasarkan pemeriksaan molekuler. Memang untuk penggunaannya alat tersebut harus dikonversikan agar dapat dijadikan untuk pemeriksaan covid-19.

 

Metode tes ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Hasil tes dengan menggunakan TCM juga tergolong cepat, kurang lebih selama dua jam. Tetapi di Indonesia sendiri hanya sebanyak 305 mesin yang kompatibel untuk memeriksa covid-19. Belum lagi cartridge merupakan elemen penting untuk konversi alat sehingga pemerintah berencana memesan 160.000 cartridge dari Swedia.

 

Itulah penjelasan mengenai tes untuk deteksi penyebaran covid-19 pada masyarakat Indonesia. Tetapi memang tidak semua masyarakat dapat melakukan ketiga tes tersebut. Sebab pemerintah lebih mengutamakan tes pada seseorang yang pernah melakukan kontak dengan kasus positif covid-19.

 

Untuk itu, Anda sebaiknya melakukan upaya menjaga daya tahan tubuh. Salah satunya dengan menjaga kesehatan pencernaan karena lebih dari 50% daya tahan tubuh Anda dipengaruhi oleh organ pencernaan. Anda dapat mengonsumsi makanan sehat, perbanyak minum air putih, dan mengonsumsi Nutrive Fibershot untuk menjaga kesehatan pencernaan. Sebab Nutrive Fibershot merupakan minuman dari 16 sari buah dan sayuran sehingga dapat memenuhi kebutuhan serat harian. Dapatkan segera Nutrive Fibershot di sini.

 

 

 

tingkatkan daya tubuh ditengah pandemi covid-19 dengan mengonsumsi Nutrive Fibershot untuk kesehatan pencernaan

 

 

 

Silahkan beli minuman sehat lebih hemat dan mudah di KALBE Store. Sebab KALBE Store menjual minuman sehat untuk anak & dewasa online berkualitas dari rumah.

 

Salam,

KALCare

 

 

 

 

 

Sumber :

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3637884/mulai-gunakan-rapid-test-virus-corona-apa-bedanya-dengan-pcr

https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/09/065200565/2.956-orang-terinfeksi-covid-19-berikut-3-jenis-tes-virus-corona-di?page=all