6 Makanan Sumber Vitamin D dari Lauk Hingga Sayur

6 Makanan Sumber Vitamin D dari Lauk Hingga Sayur

Vitamin D berperan penting dalam kesehatan tulang. Tubuh manusia dapat memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah tulang.

Sebagai contoh pada anak-anak yang kekurangan vitamin D dapat mengalami rickets. Sedangkan pada orang dewasa dapat menyebabkan osteomalasia. Untuk itu, penting agar memenuhi kebutuhan vitamin D untuk segala usia.

Sumber Vitamin D yang Mudah Didapatkan

Vitamin D sering disebut ‘vitamin matahari’, karena sebagian besar sumber vitamin D bisa didapatkan dari sinar matahari. Dalam proses pembuatan vitamin D dari sinar matahari, dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti warna kulit, dan seberapa banyak kulit terkena sinar matahari.

Namun, saat Anda berjemur di bawah sinar matahari, pastikan agar menggunakan tabir surya agar terhindar dari masalah kulit, seperti sunburn, atau bahkan kanker kulit. Selain dari sinar matahari, Anda juga bisa mendapatkan sumber vitamin D dari makanan.

Berikut beberapa makanan dengan sumber vitamin D.

1. Ikan

ikan mengandung zat besi

Ikan merupakan salah satu sumber vitamin D terbaik, khususnya ikan yang berlemak seperti salmon, tuna, dan mackerel. 

Dilansir dari Healthline, satu porsi ikan salmon (potongan sedang) mengandung sekitar 988 IU vitamin D, sehingga dapat memenuhi 124 persen jumlah asupan vitamin D harian.

Selain baik untuk sumber vitamin D, ikan berlemak juga kaya akan asam lemak omega 3, sejumlah mineral, dan beberapa vitamin lainnya.

2. Produk Olahan Susu

ketahanan susu cair dalam kemasan siap minum

Susu dan beberapa olahan susu lainnya, seperti keju dan yoghurt, kaya akan vitamin D serta kalsium yang baik untuk tulang. 

Namun, produk olahan susu juga cenderung tinggi lemak, sehingga dalam mengonsumsinya sebaiknya hanya secukupnya saja, untuk mencegah penambahan peningkatan kadar kolesterol darah.

Baca juga: Kandungan Antioksidan di dalam Jus Buah

3. Kuning Telur

Telur sumber makanan vitamin D

Telur, khususnya kuning telur ternyata juga tinggi vitamin D dan beberapa nutrisi lain seperti lemak, dan mineral. Mengonsumsi sebutir kuning telur dapat memberi Anda asupan sebanyak 37 IU vitamin D. 

Jumlah vitamin D dalam kuning telur dipengaruhi oleh faktor sinar matahari dan pemberian vitamin D pada pakan ayam. 

4. Jamur

jamur

Jamur merupakan satu-satunya jenis sayuran yang mengandung vitamin D. Bagi vegetarian, mengonsumsi jamur dapat menjadi opsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. 

Melansir dari Medical News Today, beberapa jenis jamur yang bisa Anda coba, antara lain:

  • Jamur maitake mentah. Jamur ini mengandung 562 IU vitamin D per 50 gram.
  • Jamur shitake kering. Ini mengandung 77 IU vitamin D per 50 gram.
  • Jamur portobello mentah. Ini mengandung 568 IU vitamin D per 50 gram.
  • Jamur putih mentah. Jenis jamur ini mengandung 523 IU vitamin D per 50 gram.

5. Minyak Ikan Cod

minyak ikan sumber makanan vitamin D

Bagi Anda yang tidak suka mengonsumsi ikan, minyak ikan cod dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan beragam nutrisi. Jenis minyak ini merupakan sumber vitamin D yang baik. Pada satu sendok teh minyak ikan cod mengandung 448 IU vitamin D. 

Minyak ikan cod telah dikenal selama bertahun-tahun berkat manfaatnya untuk mencegah dan mengobati defisiensi atau malnutrisi pada anak-anak. 

Baca juga: Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan

6. Hati Sapi

sumber makanan yang mengandung zat besi tinggi

Kandungan nutrisi vitamin D juga bisa Anda dapatkan pada beberapa jenis daging, seperti hati sapi. Selain kandungan vitamin B, hati sapi juga dapat menjadi sumber vitamin D. 

Dalam seporsi hati sapi, sekitar 100 gram, dapat memenuhi kebutuhan vitamin D pada tubuh sekitar 6 persen. 

Itulah beberapa jenis makanan yang dapat menjadi sumber vitamin D. Selain dari sinar matahari dan makanan, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari suplemen. 

Suplemen Prove D3 400IU, dapat Anda coba sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan vitamin D. suplemen ini memiliki beragam manfaat, seperti menjaga kesehatan gigi dan tulang, serta memelihara kesehatan sistem imun pada anak-anak, ibu hamil, hingga lansia. 

 

Artikel dicek oleh: dr. Isman Sandira

Penulis: Nurul Ahmad | Editor: Nimas Mita

 

Sumber: