Stimulasi untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Stimulasi untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Proses tumbuh kembang anak yang optimal dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu nutrisi, genetik dan stimulasi. Ketiga hal tersebut memiliki kepentingan yang sama besar. Nutrisi merupakan kandungan gizi yang harus diberikan kepada bayi, genetik adalah warisan DNA yang diberikan orang tua kepada anak, lalu apa itu stimulasi? Bagaimana pengaruh stimulasi terhadap tumbuh kembang anak?

 

Stimulasi adalah rangsangan yang diberikan melalui panca indera anak. Stimulasi berupa sentuhan, kata-kata, termasuk memijat. Menurut dokter spesialis anak, nutrisi tanpa stimulasi akan menjadi sia-sia hasilnya. Sebagai contoh, jika seorang anak diberi ASI untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, maka stimulasi dapat digunakan untuk merangsang kemampuan kognitifnya. Bahkan, stimulasi harus diberikan kepada anak, mulai dari saat mereka masih berada di dalam kandungan, seperti dengan mendengarkan musik, mengajaknya berbicara, dan mengelus perut ibu.

 

Stimulasi yang diberikan kepada anak dapat disesuaikan dengan usianya seperti, pada bayi berusia 0-3 bulan maka berikan mereka sentuhan lembut, mengajaknya tersenyum, menggendongnya, dan menggerakkan benda berwarna mencolok atau berbunyi di dekatnya. Semakin usianya bertambah, maka Anda dapat menambahkan stimulasi pada anak, seperti membacakan cerita, mendengarkan dan bermain musik, mengajak mereka jalan-jalan atau bereksplorasi, memijat, bermain bersama, dan juga menggambar, sehingga anak tidak hanya tumbuh secara fisik, namun juga kemampuan kognitif, afektif dan motorik mereka pun berkembang.

 

Sekarang Ayah dan Ibu sudah tahu pentingnya menjaga keseimbangan stimulasi, nutrisi dan genetik demi tumbuh kembang anak yang optimal. Sebaiknya Anda menggunakan permainan dalam memberikan stimulasi, agar anak Anda lebih tertarik, dan merasa seperti bermain. Jadi tunggu apa lagi, berikan anak Anda stimulasi yang penuh kasih sayang sejak mereka dalam kandungan.

 

Salam,

KALBE Store