Silymarin: Sang Penjaga Hati

Silymarin: Sang Penjaga Hati

Bila kita menyebut sesuatu yang berbau dengan perasaan, secara tidak sadar kita akan menunjuk satu organ di bagian dada bawah kita. Liver atau biasa disebut hati merupakah salah satu organ penting dalam tubuh kita. Karena fungsi hati di dalam tubuh tidak tergantikan.

 

Seperti :

Menetralkan racun (detoksifikasi)

Mengatur sirkulasi hormon

Menyimpan vitamin larut lemak (A,D,E,K dan B12)

Metabolisme karbohidrat, lemak dan protein

Memproduksi bagian penting dari plasma darah

 

Tapi kebanyakan orang kurang memperhatikan organ yang “mengatur” perasaan ini. Jenis sakit hati yang sering kita dengar antara lain hepatitis a, b,c hingga sirosis hati. Selain yang disebutkan, terdapat salah satu jenis sakit hati yang dialami oleh banyak orang, yaitu Fatty liver atau perlemakan hati.

 

Fatty liver merupakan penyakit yang kronik, beberapa kejadian fatty liver disertai dengan radang dan kematian sel. Untuk kondisi yang lebih serius terkadang timbul sirosis hati (pengerasan hati). Pasien yang mengalami sirosis mempunyai risiko lebih tinggi terkena kanker hati.

 

Fatty liver digolongkan menjadi dua, yang disebabkan oleh konsumsi alkohol dan tidak berhubungan dengan konsumsi alkohol. Bila melihat data, NAFLD atau (non alcoholic fatty liver disease) memiliki kejadian lebih tinggi sekitar 15%. (Fang et al. 2013)

 

Lalu apa penyebabnya ?

– Konsumsi kalori yang berlebihan, sehingga melampaui kemampuan hati dalam melakukan metabolisme lemak dalam batas normal. (terjadi penumpukan lemak di hati)

– Diabetes Melitus

– Penurunan berat badan yang terlalu cepat

– Medikasi (penggunaan obat-obatan seperti tamoxifen, amiodarone, methrotrexate)

 

Bagaimana cara terapi dan pengobatan NAFLD ?

Silymarin, sang penjaga hati yang merupakan kandungan dari Silybum marianum. Telah dikenal cukup lama di Eropa sebagai hepatoprotektor. Kegunaannya yang sudah teruji dalam meningkatkan regenerasi sel/jaringan hati, meningkatkan stabilitas membran sel hati dari kerusakan, melindungi sel hati terhadap penggunaan obat jangka panjang dan terapi untuk pasien NAFLD.

Penggunaan silymarin bila dikombinasikan dengan vitamin E, akan membuat harmoni yang indah. Efek antisoksidan dari vitamin E akan membantu silymarin untuk menjaga hati, bahkan sudah banyak penelitian yang mengatakan dapat menjadi pilihan terapi dalam menangani hepatitis b, c dan sirosis hati.

 

 

 

Salam,

KALBE e-Store