Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Anak


Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Anak

Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Anak

Sayuran merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik bagi kesehatan anak. Ini karena, sayuran mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang sangat penting untuk membuat sel-sel otak anak menjadi lebih sehat. Namun sayangnya, sayuran bukanlah makanan yang disukai semua anak, karena rasanya yang cenderung hambar, bahkan pahit, sehingga terkadang tidak cocok untuk lidah anak.

 

Padahal, sayur dan buah merupakan komponen makanan yang sangat dianjurkan untuk anak, mereka yang sedang menjalani program diet, maupun mereka yang menderita penyakit tertentu. Salah satu alasannya adalah karena, sayuran dan buah memiliki vitamin penting, seperti vitamin C dan asam folat, yang sering dikaitkan dengan fungsinya, yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.

 

Semua sayuran pada dasarnya sehat, dan dapat dibedakan dari warna, bentuk, tekstur atau variasinya. Ragamnya adalah sayuran segar, sayuran beku, maupun sayuran kaleng. Pengolahannya pun bisa mentah, atau bisa juga dimasak. Mengklasifikasikan sayuran berdasarkan warnanya dapat membantu mempermudah Anda untuk meyakinkan si kecil agar mau mengonsumsi sayuran.

 

Lantas, apa saja ya pengelompokan sayuran? Berikut sayuran-sayuran yang sangat baik untuk kesehatan anak:

 

  • Sayuran berwarna merah, seperti paprika merah, memiliki kandungan vitamin C dan beragam nutrisi lainnya. ¬†Anda bisa menambahkan potongan paprika ke dalam sayur sop yang Anda buat untuk si kecil.

 

  • Sayuran berwarna oranye memilki sumber vitamin A yang sangat baik, seperti terdapat dalam labu, wortel, dan tomat cherry.

 

  • Sayuran berwarna kuning, seperti labu kuning dan jagung, juga sangat baik, karena mengandung beta karoten yang berperan sebagai antioksidan.

 

  • Sayuran hijau, seperti brokoli, sangat bagus untuk menunjang kesehatan anak, karena mengandung vitamin A, B, C dan K, serta antioksidan dan sejumlah mineral penting lainnya. Namun, banyak anak kecil yang tidak menyukainya. Gantilah dengan timun, kacang polong atau bayam, dan pilihlah alternatif yang paling disukai anak.

 

Ingatlah untuk memperkenalkan sayuran kepada anak sejak dini, dengan cara menawarkan berbagai macam bentuk, warna, dan rasa. Orang tua pun harus memberi contoh, dengan rutin makan sayuran bersama. Selalu ingatkan anak bahwa sayur-sayuran sangat bermanfaat dan baik bagi kesehatan anak. Namun, jika ia tetap enggan mengonsumsinya, coba siasati dengan cara tidak memaksa anak untuk makan banyak sayuran secara langsung, tapi berikan ia porsi kecil, namun rutin. Selamat mencoba.

 

Salam,

KALBE e-Store