Salad: Menu Diet Terbaik?


Salad: Menu Diet Terbaik?

Salad: Menu Diet Terbaik?

Hampir semua orang berpikir bahwa, salad adalah menu diet terbaik, dan cukup dengan mengonsumsinya saja sudah mampu menurunkan berat badan. Namun, ternyata tidak semua salad baik bagi program diet Anda, lho. Sebab, kandungan kalori dalam beberapa jenis salad bisa juga setara dengan seporsi makanan siap saji kaya kalori, seperti kentang goreng atau cheese burger! Makanya, Anda harus lebih selektif terhadap jenis salad, dan bahan apa saja yang digunakan di dalamnya.

 

Sepiring Chicken Caesar Salad, misalnya, umumnya mengandung keju, ayam dan croutons, yang jika dijumlahkan bisa mencapai 1.010 kalori, dengan 76 gr lemak. Jumlah ini tentu saja terlalu besar jika ingin dijadikan sebagai menu diet Anda. Namun, lain cerita dengan Chicken Garden Salad yang hanya diberi mustard madu bebas lemak. Sepiring saji salad jenis ini biasanya hanya mengandung 230 kalori dengan 6 gr lemak. Jadi, tidak semua salad itu baik dijadikan sebagai menu diet. Anda harus memilih dengan bijak bahan-bahan yang akan Anda masukkan ke dalamnya. Jika salad yang Anda konsumsi mengandung krim, keju, mayonnaise, potongan alpukat, bacon, kacang dan ayam, maka sama saja kalorinya dengan Anda mengonsumsi double cheese burger!

 

Jika Anda ingin mengonsumsi salad tanpa merasa bersalah dengan program diet yang Anda jalani, maka gunakan sayuran berwarna, buah-buahan dan biji-bijian di dalamnya. Sebagai contoh, campurkan sayuran berdaun hijau, tomat, parutan wortel, brokoli, jamur, atau sayuran kesukaan Anda. Kemudian, tambahkan keju rendah lemak, dan sedikit alpukat yang berfungsi sebagai lemak sehat. Namun, pastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam membuat salad harus segar, dan tidak digoreng terlebih dulu dengan menggunakan minyak goreng tinggi kalori, sebab jika makanan sudah diolah dengan cara digoreng, atau melalui proses memasak lain yang melibatkan minyak tak sehat, maka bisa juga menambah jumlah kalori dalam tubuh Anda.

 

Nah, untuk dressing atau sausnya, alih-alih menggunakan mayonnaise atau keju, coba gunakan minyak zaitun, canola oil, dan minyak biji bunga matahari yang kaya akan vitamin, dan mudah dicerna oleh tubuh. Studi yang dilakukan oleh Iowa State University menemukan bahwa, seseorang yang menggunakan minyak alami tersebut memiliki tingkat karoten yang tinggi di dalam darahnya, sehingga mampu menghancurkan lemak perut, dan mencegah terjadinya kenaikan gula darah setelah makan.

 

Jadi, jangan takut menjadikan salad sebagai menu diet sehat Anda, ya. Tapi, pastikan bahan-bahan dan dressing yang Anda gunakan mendukung program diet, dan bukan menghancurkannya.

 

 

 

Salam,

KALBE Store