Pregnancy Guidelines: Yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil di Trimester Kedua


Pregnancy Guidelines: Yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil di Trimester Kedua

Pregnancy Guidelines: Yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil di Trimester Kedua

Setelah mual dan muntah selesai menyerang di trimester pertama, kini ibu hamil dapat lebih rileks menjalani masa kehamilannya. Namun, bukan berarti ibu hamil terbebas dari hal-hal kecil yang harus diperhatikan saat menjalani masa kehamilan pada trimester kedua ini. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan ibu di trimester kedua? Simak penjelasannya berikut ini:

 

  • Kebutuhan konsumsi makanan dan asupan nutrisi akan semakin meningkat. Ubah pola pikir Anda; Jangan hanya mendorong diri untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih banyak, namun yang paling penting adalah, asupan nutrisi memenuhi kebutuhan ibu dan janin. Ingatlah bahwa, obesitas pada masa kehamilan berisiko mendatangkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan risiko melahirkan melalui operasi Caesar.

 

  • Hormon progesteron yang meningkat, serta tekanan otot rahim pada sistem pencernaan membuat ibu hamil sering mengalami sembelit pada trimester kedua. Sebaiknya, konsumsi air mineral lebih banyak, dan makanlah makanan yang mengandung serat, seperti sayuran dan buah-buahan.

 

  • Hindari terjadinya hipertensi gestasional, di mana tekanan darah melonjak tinggi pada trimester kedua. Normalnya tekanan darah akan menurun, kemudian naik kembali pada trimester akhir. Namun, hal ini terbalik pada penderita hipertensi gestasional.

 

  • Akan terjadi perubahan yang signifikan pada tubuh ibu hamil, seperti perut yang cepat membesar, penggelapan warna kulit terutama di bagian areola (area cokelat di sekitar puting), kulit menjadi lebih sensitif, dan munculnya stretch mark. Sebaiknya ibu mempersiapkan diri menghadapi perubaha-perubahan ini, misalnya dengan menyediakan pakaian luar dan pakaian dalam ibu hamil, agar merasa lebih santai dalam menjalankan aktivitas.

 

  • Waspadai gerakan tubuh berlebihan yang dapat membahayakan janin, seperti membungkuk terlalu lama yang berpotensi dapat menekan janin. Ibu yang bekerja sebaiknya memperbanyak durasi dan frekwensi istirahat, dan usahakan untuk mengurangi intensitas bekerja selama kehamilan berlangsung.

 

Jangan lupa baca artikel selanjutnya mengenai panduan selama kehamilan trimester ketiga agar ibu hamil lebih paham mengenai kehamilan dan perkembangan janin di dalam kandungan, ya.

 

Salam,

KALBE e-Store