Penyebab Gangguan Mata pada Anak

Penyebab Gangguan Mata pada Anak

Gangguan mata bisa dialami oleh siapa saja, dari usia berapapun. Anak-anak juga tidak luput dari ancamannya. Jika Anda tidak ingin buah hati Anda mengalaminya, Anda perlu memperkaya diri dengan mengetahui beberapa gangguan yang bisa terjadi pada mata anak, dan solusi untuk mengatasinya.

 

Mata belekan. Mata belekan, atau kondisi di mana mata sering berair dan mengeluarkan banyak kotoran, lazim ditemui pada bayi, dan biasanya akan hilang dengan sendirinya sebelum bayi menginjak usia 1 tahun. Hal ini disebabkan karena adanya sumbatan pada saluran air mata bayi, dan bisa dihilangkan dengan cara membersihkan secara perlahan kotoran matanya dengan kapas dan air hangat. Konsultasikan ke dokter apabila mata anak mengalami belekan selama lebih dari 3 hari, atau diduga mengalami infeksi.

 

Reaksi alergi pada mata. Reaksi alergi pada mata biasanya ditandai dengan mata bengkak dan berwarna kemerahan, termasuk juga timbul rasa gatal dan air mata. Alergi ini biasanya lebih sering terjadi pada anak yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan tertentu atau menderita asma. Bila terlanjur mengalami reaksi alergi pada mata, obati dengan mengompres mata dengan air dingin, serta memberikan obat anti alergi atau radang yang telah diresepkan oleh dokter anak. Jauhkan juga anak dari alergen atau pencetus alergi, serta ajarkan si kecil agar langsung berkomunikasi, dan tidak langsung mengucek mata bila merasa gatal.

 

Mata rabun. Ada dua jenis rabun atau gangguan penglihatan yang bisa diderita oleh anak: rabun jauh (myopi), yakni anak tidak bisa melihat obyek jauh dengan jelas, serta rabun dekat (hypermetropi), yakni anak tidak bisa melihat obyek dekat dengan jelas. Yang lebih umum diderita oleh anak adalah myopi, alias rabun jauh, alias mata minus, sehingga seringkali kita menemukan kasus di mana anak-anak usia dini telah mengenakan kacamata, bahkan dengan lensa yang tebal. Penyebabnya, seringkali adalah faktor genetik, namun ada juga beberapa faktor lain seperti kebiasaan menonton TV terlalu lama, membaca terlalu dekat, dan jarang mengonsumsi makanan sehat.

 

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan agar mata anak tetap dalam kondisi prima hingga dewasa? Coba atasi dengan tips berikut.

 

  • Hindari gangguan mata pada anak dengan tidak membiasakan anak menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar televisi, komputer, smartphone maupun tablet. Mata mereka akan cepat lelah dan kering karena terlalu lama fokus terhadap apa yang mereka lihat pada layar kaca. Dorong anak untuk lebih sering menghabiskan waktu dengan aktif bermain di luar, seperti melakukan outdoor games dengan teman-temannya.
  • Biasakan juga mereka untuk membaca dengan jarak aman, yakni sejauh 30 cm, dengan penerangan yang baik dan dalam posisi duduk.
  • Tanamkan kebiasaan baik mengonsumsi makanan sehat dan segar, bukannya makanan siap saji, olahan maupun fast food. Ajak anak mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya vitamin A dan antioksidan, seperti wortel dan sayuran hijau, dsb.

 

Salam,

KALBE Store