Pencegahan Covid-19 Pada Penderita HIV/AIDS


Pencegahan Covid-19 Pada Penderita HIV/AIDS

Pencegahan Covid-19 Pada Penderita HIV/AIDS

Angka penyebaran covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 38 ribu. Penderitanya pun berasal dari semua kalangan. Bahkan juga sudah ada juga ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang terinfeksi covid-19 di Indonesia.

 

HIV atau Human Immunodeficiency virus merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengidentifikasi dan menghancurkan sel CD4. Jika semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah. Sehingga orang dengan HIV akan rentan terserang berbagai penyakit.

 

cara mencegah covid pada pasien HIV/AIDS

 

 

Infeksi HIV yang tidak segera ditangani, kondisinya akan menjadi parah yang dikenal dengan AIDS. Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kondisi dimana tubuh sudah tidak memiliki kemampuan untuk melawan infeksi. Hingga saat ini belum ditemukan obat khusus untuk menangani HIV dan AIDS. Tetapi ada obat, serta nutrisi tinggi protein untuk malnutrisi & imunitas rendah demi memperlambat perkembangan penyakit dan meningkatkan harapan hidup penderita.

 

Risiko covid-19 pada ODHA

 

Rendahnya imunitas pada ODHA membuat mereka lebih rentan terkena infeksi secara umum, termasuk covid. Tetapi berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, belum ada bukti bahwa penderita HIV lebih berisiko tertular covid. Begitu juga dengan risiko komplikasi covid-19 yang lebih berat pada ODHA daripada orang yang tidak menderita HIV/AIDS. Sejauh ini yang diketahui memiliki faktor risiko komplikasi covid-19 meningkat adalah orang yang lebih tua dan memiliki penyakit penyerta seperti kardiovaskular, diabetes, serta hipertensi.

 

Walaupun begitu, bukan berarti ODHA juga tidak memiliki risiko covid-19 ya. Risiko covid-19 dapat terjadi pada penderita HIV dengan penyakit oportunistik, ODHA yang belum mendapatkan pengobatan ARV, serta ODHA dengan CD4 rendah dan viral load yang tinggi. Hal ini dikuatkan dari hasil survey yang dilakukan pada 2 daerah di Wuhan.

Pencegahan covid-19 pada ODHA

 

Untuk ODHA, pencegahan covid perlu dilakukan secara cermat. ODHA yang belum melakukan pengobatan ARV (mengobati infeksi dengan obat antiretroviral) perlu melakukan konsultasi dengan dengan layanan kesehatan untuk memulai pengobatan segera mungkin. Lalu pada ODHA yang telah menjalani pengobatan ARV, CD4 tinggi dan VL tidak terdeteksi, maka risiko penularan covid-19 akan sama dengan masyarakat umum. Berikut cara pencegahan covid-19 secara rinci pada ODHA:

1. Rutin mengonsumsi obat ARV sesuai anjuran.

2. Tidur minimal 8 jam sehari atau menyesuaikan dengan kebutuhan tidur harian sesuai dengan usia.

3. Menyediakan obat setidaknya untuk 30 hari dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan layanan kesehatan.

4. Memastikan pasokan obat-obatan yang memadai untuk mengobati infeksi atau penyakit lainnya, seperti obat flu.

5. Mengonsumsi makanan khusus frngan nutrien spesifik untuk membantu meningkatkan sistem imun dan tinggi protein seperti Peptimune yang bisa Anda dapatkan di sini.

 

Peptimun makanan diet khusus untuk orang dengan HIV AIDS

 

6. Mencari informasi dari sumber-sumber tepercaya mengenai pandemi covid, atau menghentikan mencari informasi yang dapat menjadi beban pikiran hingga kepanikan yang tidak wajar.

7. Melakukan aktivitas yang dianggap menyenangkan seperti menjalin komunikasi dengan teman, olahraga, atau relaksasi sesuai kesukaan Anda untuk menghindari stres.

8. Melakukan pembatasan sosial.

9. Rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir, atau menggunakan handsanitizer jika kondisinya tidak memungkinkan. Bersihkan benda yang digunakan dengan menggunakan disinfektan.

10. Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar serta menggunakan masker saat keluar rumah.

 

Yuk, cegah penyebaran covid di Indonesia semakin luas dan bertambah, baik itu pada masyarakat yang tidak memiliki riwayat penyakit, atau yang mengidap penyakit tertentu. Bagi ODHA, ikuti langkah pencegahan covid yang sudah dijelaskan di atas ya. Jangan lupa untuk membeli Peptimune di KALCare saja. Karena KALCare menjual susu tinggi protein, nutrisi imun, dan malnutrisi online. Sehingga ODHA dapat memberi nutrisi harian lebih mudah hanya dari rumah.

 

Salam,

 

KALCare