Pemberian MPASI Sesuai Tahap Usia

Pemberian MPASI Sesuai Tahap Usia

Memberikan MPASI (makanan pendamping ASI) pada bayi Anda memang haruslah berhati-hati. Tidak boleh sembarangan dan tidak boleh sekadar ikut tren. Saat ini memang sedang tren BLW (Baby Led Weaning) di mana bayi belajar makan dengan tangannya sendiri. Akan tetapi, ternyata pemberian ini harus dikonsultasikan dahulu terhadap dokter.

 

Untuk amannya, para orang tua bisa memberikan MPASI sesuai umur bayi. Berikut adalah beberapa padanan pemberian makanan pada bayi yang dilansir dalam laman resmi Facebook Milna Indonesia:

 

Usia 6-7 bulan

Pada usia ini, konsistensi pemberian ASI biasanya adalah makanan dengan tekstur yang lembut atau semi padat. Kuantitas pemberiannya 1-2 sdm (sendok makan). Anda dapat bertaham meningkatkan jumlahnya bila dirasa bayi masih ingin atau membutuhkan makan. Coba atur frekuensi pemberian 1-2 kali per hari.

 

Usia 7-9 bulan

Usia ini, bayi sudah bisa mulai diberikan makanan lembut dan beberapa jenis camilan. Siapkan kuantitasnya sebanyak setengah mangkuk bayi dan frekuensi pemberian 2-3 kali per hari.

 

Usia 9-12 bulan

Saat menginjak usia ini, Si Kecil sudah bisa diberikan camilan dengan dipadukan pemberian makanan keluarga. Namun, tetap pantau saat ia makan. Kuantitasnya pun sudah bisa ditambah menjadi satu mangkuk dan frekuensi pemberian makan yang ditambah menjadi 3-4 kali per hari.

 

 

Pemberian MPASI memang harus dilakukan secara bertahap, baik dari segi frekuensi, jumlah, maupun konsistensinya. Untuk itu, Milna menghadirkan pilihan MPASI cepat saji yang sesuai dengan umur bayi. Anda dapat cek pilihannya di sini: www.kalbestore.com/milna

 

 

Salam,

KALBE Store