Panduan untuk Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Anak


Panduan untuk Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Anak

Panduan untuk Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Anak

Nutrisi anak penting untuk dicukupi demi mendukung aktivitas dan proses tumbuh kembangnya. Ini bisa didapat dari beragam makanan sehat dan alami.

 

Peneliti dari Karolinska Institute di Swedia, dalam publikasinya di American Journal of Clinical Nutrition, menemukan bahwa, mereka yang terbiasa mengkonsumsi sayur dan buah cenderung dapat hidup lebih lama. Tentu saja, kebiasaan sehat mengonsumsi sayur dan buah ini akan lebih mudah dipupuk jika ditanamkan sedari dini, bukan? Tidak hanya soal rentang waktu hidup, nutrisi juga bisa mencegah obesitas dan penyakit berat yang mungkin mengancam hidup si kecil di kemudian hari.

 

Lantas, bagaimana cara untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil? Berikut panduannya:

 

  • Secara umum, untuk mencukupi nutrisi anak cukup mudah, yakni dengan menempatkan sayur dan buah sebanyak setengah porsi piring. Kemudian, pilihlah sumber protein sehat, seperti daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan telur. Sajikan roti gandum dan sereal yang kaya akan serat juga, ya. Selain itu, kurangi makanan olahan, dan sebisa mungkin hindari teknik pengolahan makanan dengan cara digoreng. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba untuk memanggang atau mengukusnya saja. Kemudian, batasi konsumsi makanan cepat saji dan junk food, serta penuhi kebutuhan cairan dengan air mineral dan susu, ataupun jus buah alami, dan hindari soda.

 

  • Cobalah resep baru setiap minggunya, dan ajaklah anak untuk makan bersama-sama. Sajikan buah dan sayur dalam bentuk potongan, agar lebih mudah dikonsumsi anak. Anak-anak biasanya akan meniru perilaku orang tuanya, sehingga contohkanlah kebiasaan makan sayur dan buah, serta batasi porsi makanan Anda, agar anak juga terjauh dari risiko obesitas.

 

  • Jangan pernah mengabaikan sarapan, karena nutrisi yang didapatkan anak dari sarapan merupakan bahan bakar yang penting juga bagi perkembangan otaknya. Siapkan sarapan yang mudah, namun padat gizi, seperti buah-buahan, telur, atau roti gandum.

 

  • Jangan lupa untuk menyiapkan susu. Susu sapi dianjurkan untuk anak di atas usia 12 bulan, karena merupakan sumber minuman yang kaya akan nutrisi. Namun, jika anak Anda mengalami intoleransi laktosa pada susu sapi, Anda bisa juga menggantinya dengan susu kedelai yang lebih mudah dicerna anak.

 

  • Siapkan bekal makan siang sehat, yang dapat meningkatkan gizi dan nutrisi anak. Pastikan kecukupan protein, biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan kalsium yang dibutuhkan anak. Selain itu, Anda juga bisa mempercantik bekal anak dengan sayuran dan buah warna warni.

 

  • Beri perhatian pada snack atau makanan ringan yang biasa dikonsumsi anak. Anda bisa siapkan semangkuk besar buah, atau snack buatan sendiri yang sehat, seperti jelly atau agar-agar dari rumput laut, kacang-kacangan, yogurt atau popcorn.

 

  • Buat makan malam bergizi dari kombinasi daging dan sayuran, atau pasta dengan sayur-sayuran.

 

  • Batasi konsumsi anak akan makanan berkalori tinggi yang mengandung lemak padat dan pemanis tambahan. Lemak dengan asam lemak esensial dan vitamin E secara alami bisa didapat dari buah zaitun, kacang-kacangan, alpukat dan seafood.

 

Tidak sulit, bukan? Selamat mencoba memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan trik-trik praktis di atas, ya.

 

Salam,

KALBE e-Store