Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes


Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes

Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, olahraga sangat dianjurkan. Ini karena, aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu insulin mengontrol kadar gula dalam darah dengan lebih baik. Selain itu, olahraga dapat membakar lemak berlebih pada tubuh, menguatkan otot dan tulang, menurunkan tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi risiko sakit jantung dan hati, dan tentunya membuat suasana hati lebih bersemangat, sekaligus meredakan stres. Inilah yang menyebabkan olahraga selama 30 menit per hari dapat membantu mengurangi risiko mengalami diabetes tipe 2 hingga 40%!

 

Namun, rutin berolahraga bukanlah perkara mudah. Terlebih, jika kita belum terbiasa. Lantas, bagaimana memulainya dengan aman? Berikut ini tipsnya.

 

Hal yang harus diingat adalah, sangat penting bagi penderita diabetes untuk selalu aktif bergerak. Jadi, kurangi aktivitas duduk maupun berbaring. Namun, jika Anda tidak siap untuk berolahraga selama 30 menit secara langsung, maka mulailah dengan bertahap. Lakukan peregangan, dan sedikit demi sedikit perbanyak aktivitas, seperti berjalan santai. Jika ingin ditingkatkan, Anda bisa melakukan jalan cepat atau jogging ringan.

 

Kemudian, pilihlah jenis olahraga yang disukai. Pasang musik dan carilah teman berolahraga, agar tetap bersemangat dan dapat saling mengingatkan. Olahraga pun tidak terpaku pada latihan yang hanya bisa dilakukan di pusat kebugaran saja, lho. Anda juga bisa melakukan aktivitas-aktivitas lain, seperti bersepeda, bermain tenis atau bulutangkis, berenang, bahkan hiking dan ice skating.

 

Bergerak pun bisa dilakukan dalam kelompok. Anda bisa ikut kelas menari atau aerobik ringan. Mengunjungi tempat fitness juga membantu, karena biasanya tersedia kelas-kelas olahraga yang dapat dikonsultasikan dengan pelatih kebugaran. Latihan kekuatan pun dapat dilakukan, misalnya angkat beban ringan.

 

Bagi penderita diabetes, sebaiknya menghindari kegiatan fisik yang memiliki dampak tinggi, misalnya mengangkat beban terlalu berat atau menempatkan kepala dalam posisi terbalik untuk jangka waktu lama.

 

Gangguan saraf pada penderita diabetes dapat membuat tubuh mati rasa, khususnya pada kaki. Ini berarti, Anda harus lebih bijak menentukan jenis gerak. Aktivitas fisik yang berulang pada kaki bisa menyebabkan patah tulang kaki. Jadi, sebaiknya Anda membagi porsi gerak dan latihan Anda secara merata untuk semua bagian tubuh.

 

Bawa snack sehat, seperti buah atau jus yang aman, dan cukupkan cairan. Hal ini penting untuk mengontrol jika kadar gula darah menurun.

 

Hal terpenting adalah, cek kadar gula darah Anda sebelum dan sesudah berolahraga. Seimbangkan pula dengan diet sehat rendah kalori, dan tetap berkonsultasi kepada dokter, sebab mungkin saja sebagai penderita diabetes, ada anjuran dan pantangan-pantangan lain yang sebaiknya Anda lakukan atau sebaliknya hindari.

 

 

 

Salam,

KALBE Store