Normalkah Jika Si Kecil Mulai Genit? Intip Tip Parenting di Sini

Normalkah Jika Si Kecil Mulai Genit? Intip Tip Parenting di Sini

Tip parenting yang tidak kalah menarik untuk diketahui adalah, bagaimana menyikapi sikap centil atau genit yang mulai terlihat pada perilaku si kecil sehari-hari. Tanpa sadar, kita sebagai orang tua bisa menjadi penyebabnya, lho. Ini terkait bahwa, masa anak-anak adalah masanya meniru, dan ketika mereka melihat orang tuanya berdandan atau berpakaian rapih, ia pun akan tertarik untuk mencobanya. Nah, anak bisa menjadi genit juga, ketika ia tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari keluarganya, sehingga ia berperilaku centil kepada orang lain, dengan harapan agar mendapatkan pujian. Kemungkinan lainnya adalah, kadang sikap centil itu juga ditampilkan anak untuk menarik minat lawan jenis dan teman sebayanya. Jika demikian, apa yang harus dilakukan?

 

Sebagai orangtua, saat melihat anak perempuan kita yang tadinya begitu polos dan menggemaskan tiba-tiba rajin memulas wajah, mulai memilih-milih pakaian yang akan dikenakan, dan mulai bisa mendandani rambutnya sendiri, tentunya akan membuat kita terperangah, bahkan bertanya-tanya. Begitupun, saat melihat anak lelaki kita yang tadinya begitu aktif dan cuek tiba-tiba membuat jambul, menyemprotkan parfum dan bersikap ramah. Normalkah perilaku ini? Tenang saja, parents. Semua hal itu normal kok. Nah, supaya tidak risau, simak penjelasannya di bawah ini ya.

 

  • Genit adalah sebuah fase alamiah yang terjadi ketika anak mulai mengenal rasa malu dan rasa ingin dipuji. Anak akan berusaha tampil menawan dan bersikap manis. Hal ini terkadang membuat khawatir, karena orang asing bisa memanfaatkan ‘keramahan’ sang anak.

 

  • Jika anak mulai genit dan menggoda orang lain di luar anggota keluarganya, dan bisa membuat keluarga menjadi malu, alihkan perhatiannya. Angkat anak, dan pindahkan posisinya. Halangi pandangannya dari melihat orang-orang lain. Alihkan perhatian anak dengan memberikannya mainan, makanan, atau ajak ia mengobrol.

 

  • Jangan larang anak untuk berdandan atau mengeksplorasi hal di sekelilingnya. Genit yang diidentikkan dengan berusaha tampil menawan adalah hal yang normal untuk dilakukan anak, sebagai bagian dari tahap perkembangan yang harus dilaluinya. Dengan berperilaku seperti itu, anak jadi belajar tentang identitas diri.

 

  • Di saat yang sama, berikan perhatian pada anak, karena sejatinya anak-anak sangat senang diperhatikan. Ketika anak meminta perhatian, kita seringkali menafsirkannya sebagai hal yang merepotkan, sehingga anak pun melakukan tindakan indirect atau tidak langsung, seperti bersikap genit. Padahal, ia hanya ingin mendapatkan perhatian lebih dari Anda.

 

  • Tanyakan anak mengenai pilihan pakaian, dan mengapa ia berdandan atau berperilaku genit. Dengarkan dengan penuh perhatian. Ambil peran sebagai temannya saat ia berdandan atau memilih baju, dan jelaskan apa yang sepatutnya ia gunakan.

 

Jadi, tidak perlu khawatir. Genit adalah bagian dari perkembangan alamiah anak untuk mengenal lingkungannya, dan mengenal dirinya sendiri. Oleh karenanya, perhatikan anak, dan dampingi selalu agar tidak salah mengekspresikan perasaannya. Semoga tip parenting di atas dapat membantu, ya.

 

Salam,

KALBE e-Store