Mitos-Mitos Seputar Kesehatan Bayi


Mitos-Mitos Seputar Kesehatan Bayi

Mitos-Mitos Seputar Kesehatan Bayi

Seringkali pasangan orangtua baru, khususnya ibu, bingung untuk menentukan kebenaran dari mitos-mitos seputar kesehatan bayi mereka. Memang, sebagai orangtua, kita harus lebih selektif memilah mitos dan fakta seputar perawatan bayi. Nah, supaya Anda tidak kebingungan lagi, mari simak kebenaran dari mitos-mitos kesehatan bayi yang mungkin sudah sering Anda dengar, namun belum ketahui kebenarannya selama ini.

 

1. Mitos: Tumbuh gigi bisa menyebabkan bayi demam.

Fakta: Belum ada penelitian yang membuktikan hubungan keduanya. Beberapa ahli percaya bahwa, demam pada bayi tidak boleh diabaikan, dan hal tersebut tidak selalu berhubungan dengan pertumbuhan gigi.

 

2. Mitos: Pemberian obat orang dewasa aman bagi anak-anak.

Fakta: Pemberian obat bagi orang dewasa kepada bayi tetap berbahaya, meskipun dosisnya sudah disesuaikan.

 

3. Mitos: Bayi memerlukan air pada saat kepanasan.

Fakta: Bayi memang memerlukan air untuk menghindari dehidrasi, namun sumber air terbaik adalah ASI, karena ginjal bayi belum sepenuhnya berfungsi.

 

4. Mitos: Baby walker adalah alat yang aman untuk membantu bayi berjalan.

Fakta: Menurut beberapa ahli, baby walker justru dapat menghambat proses bayi berjalan. Bahkan, jika tidak diperhatikan oleh orang tua, akan membahayakan keselamatan bayi. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan standing activity discs, yakni cakram yang membantu bayi berdiri di satu pusat, dan membantu bayi belajar berdiri dan melangkah.

 

5. Mitos: ASI dapat mengatasi infeksi telinga bayi.

Fakta: Sebaliknya, menggunakan cairan ASI untuk “mengobati” infeksi telinga bayi justru dapat menimbulkan masalah baru. Meskipun ASI memiliki antibodi, namun mengandung glukosa yang dapat menimbulkan bakteri-bakteri baru pada telinga bayi Anda.

 

6. Mitos: Kopi meredakan kejang pada bayi.

Fakta: Jangan pernah memberikan kopi pada bayi, terlebih jika bayi dalam keadaan kejang. Bisa jadi bayi malah tersedak, dan masuk ke dalam sistem pernapasan. Selain itu, kopi dapat menaikkan asam lambung yang menyebabkan sakit perut pada bayi.

 

7. Mitos: Penggunaan gurita bisa meredakan kembung pada bayi.

Fakta: Jika bayi kembung, segera usapkan minyak telon pada perut bayi. Penggunaan gurita yang terlalu kencang justru dapat menghambat sistem pernapasan bayi.

 

Sebaiknya setiap orang tua, khususnya ibu, berkonsultasi kepada dokter atau mencari informasi mengenai kesehatan bayi agar tidak keliru. Semoga ibu tidak terjebak dalam mitos yang beredar di masyarakat dan semakin cerdas dalam menjaga kesehatan buah hatinya.

 

 

Salam,

KALBE Store