Menu Sarapan Terbaik untuk Mendukung Aktivitas Anak Sehari-Hari


Menu Sarapan Terbaik untuk Mendukung Aktivitas Anak Sehari-Hari

Menu Sarapan Terbaik untuk Mendukung Aktivitas Anak Sehari-Hari

Menyiapkan menu sarapan bagi si kecil memang menantang, karena pagi hari biasanya menyisakan rentang waktu yang cukup sempit. Padahal, untuk menu sarapan, idealnya adalah mengkombinasikan tiga hingga empat sumber makanan. Namun, pada prinsipnya, sarapan dengan menu apapun akan lebih baik, daripada membiarkan perut si kecil kosong sebelum beraktivitas.

 

Yang penting untuk diperhatikan adalah, buatlah sarapan yang sederhana, namun mencukupi asupan nutrisi bagi anak, karena energi untuk belajar berasal dari sarapan yang dikonsumsinya.

 

  • Manfaatkan buah-buahan dan sayuran

Jangan pernah melewatkan waktu sarapan, meski jangan pula ibu berikan sarapan berkadar gula tinggi, karena ini malah membuat anak mudah lapar. Ketika ibu tidak sempat menyiapkan menu apapun untuk sarapan si kecil, hidangkan buah-buahan yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan. Baik dimakan utuh maupun diproses, buah merupakan penyedia gula alami, dan berguna untuk detoksifikasi. Konsumsi buah pada saat perut kosong dapat membuat tubuh menyerap manfaatnya secara maksimal. Atau, masukkan buah-buahan ke dalam sereal atau oatmeal. Ini pun tidak akan memakan waktu lama. Tidak ingin repot dengan sayuran? Kombinasikan bersama buah, dan buat menjadi smoothies saja.

 

  • Karbohidrat¬† dan serat

Anak butuh karbohidrat sebagai sumber energi. Siapkan dua lembar roti tawar, dan oles dengan selai kacang atau selai buah. Gunakan roti tawar gandum yang kaya karbohidrat, vitamin, dan serat, ya. Roti gandum juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Tambahkan sayur-sayuran yang kaya serat, seperti selada atau timun, untuk membuat sandwich. Atau, ibu juga bisa membuat pancake dari tepung gandum atau oatmeal yang dihaluskan, lalu setelah matang tinggal diolesi dengan madu. Masih ingin cara tradisional? Masaklah oseng sayuran, dan hidangkan dengan nasi merah.

 

  • Protein dan mineral

Protein bisa didapat dari telur dan susu. Membuat omelet tidak akan memakan waktu lama, kok. Tambahkan sayur-sayuran ke dalam telur. Atau, jika ingin mendapatkan protein hewani, masukkan suwiran daging ayam tanpa kulit atau daging merah tanpa lemak. Jangan lupa juga untuk memberikan susu, karena susu mengandung kalsium, magnesium, kalium, dan vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Alternatif dari susu sapi adalah olahan kedelai, yang juga memiliki protein nabati, yang kaya dengan kandungan kalsium, vitamin D, dan vitamin B12.

 

Nah, tidak sulit bukan, untuk menyiapkan menu sarapan bagi si kecil? Sederhana dan praktis. Jadi, ibu tidak pernah melewatkannya lagi.

 

Salam,

KALBE e-Store