Mengenal 5 Penyebab Penyakit Osteoporosis

Mengenal 5 Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyakit osteoporosis, penyakit yang identik dengan usia ini memang lebih banyak menyerang mereka yang sudah memasuki usia senja. Akan tetapi tak semua penderita osteoporosis adalah orang tua. Mereka yang masih muda juga memiliki risiko serupa.

 

Bahkan faktanya, osteoporosis ini erat kaitannya dengan kebiasaan buruk yang dilakukan saat masih muda. Jika sudah terserang penyakit ini, diet harus benar-benar dijaga. Konsumsi susu osteoporosis juga diperlukan. Namun tahukah Anda apa penyebab penyakit osteoporosis ini? Berikut beberapa penyebabnya.

 

Kurangnya kalsium

Kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang. Karenanya, kurangnya asupan kalsium menjadi salah satu penyebab utama osteoporosis. Risikonya bahkan semakin tinggi jika sejak kecil atau usia remaja masalah ini tidak segera diatasi.

 

Kekurangan vitamin D

Vitamin D memiliki andil besar dalam proses pembentukan tulang serta penyerapan kalsium. Meski hidup di daerah yang banyak mendapat sinar matahari, bukan berarti masyarakat Indonesia terbebas dari masalah yang satu ini. Karena itu, menambah asupan vitamin D melalui suplemen atau susu osteoporosis juga dibutuhkan.

 

Kurang aktivitas fisik

Aktivitas fisik ternyata juga menjadi faktor risiko osteoporosis. Hal ini bisa menurunkan massa tulang hingga memperparah osteoporosis. Namun selama masih melakukan aktivitas fisik dan tidak hanya menghabiskan waktu di tempat tidur atau duduk di kursi, risiko osteoporosis relatif lebih rendah. Tentu saja, risiko ini akan semakin rendah jika melakukan olahraga secara rutin.

 

Mengonsumsi terlalu banyak kafein

Minum kopi atau teh sebenarnya baik untuk kesehatan. Namun jika tidak dikontrol dengan baik, kadar kafein yang ada di dalamnya justru bisa memicu osteoporosis. Konsumsi kafein dan teh yang terlalu banyak juga bisa meningkatkan intensitas buang air kecil dan buang air besar. Jika terjadi dalam waktu yang lama, hal ini bisa melarutkan kalsium dalam jumlah yang tidak sedikit. Untuk mengimbanginya, dianjurkan pula untuk minum susu tulang.

 

Keturunan

Osteoporosis juga merupakan penyakit yang bisa diturunkan dari orang tua ke anaknya. Karena itulah anak yang lahir dari keluarga yang menderita osteoporosis memliki risiko yang lebih besar. Risiko tersebut bahkan bisa mencapai 80%. Meski demikian, tingkat risiko tersebut masih bisa ditekan dengan gaya hidup sehat.

 

Osteoporosis mungkin masih kalah menakutkan jika dibandingkan dengan diabetes, kanker atau penyakit jantung. Namun harus diakui, penyakit ini juga tak kalah berbahayanya. Penderita osteoporosis sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk menghindari risiko terburuk. Dengan mengkonsumsi susu tulang seperti Entrasol, tulang sehat di usia senja bukan hanya sekedar mimpi.

 

 

 

Salam,

KALBE Store