Memahami Kenapa Balita Sering Sakit


Memahami Kenapa Balita Sering Sakit

Memahami Kenapa Balita Sering Sakit

Sebagai orang tua, tentu ada rasa cemas saat melihat si kecil jatuh sakit. Bahkan rasanya seperti merasakan sakit yang dirasakan oleh sang buah hati. Perasaan tersebut semakin larut saat anak mudah sakit dan sering mengalami gangguan kesehatan.

 
Demi meningkatkan daya tahan tubuh si kecil, tak sedikit orang tua yang rela berburu susu anak terbaik. Meski demikian, para orang tua tentu memiliki keinginan untuk mengatasi masalah ini secara tuntas.

 

Usia Anak Rentan Terserang Penyakit

Usia 0 sampai 2 tahun adalah usia yang sangat rentan. Pada usia tersebut, anak umumnya akan sakit sebanyak 12 kali dalam waktu 2 tahun. Penyakit yang diderita juga termasuk penyakit ringan. Ini disebabkan karena sistem imun anak usia tersebut memang belum berkembang sempurna. Itulah kenapa anak di rentang usia tersebut umumnya mudah terserang penyakit. Namun jika dalam satu tahun si kecil menderita sakit lebih dari 12 kali, hal ini patut diwaspadai. Di saat seperti inilah urgensi memberi susu anak terbaik semakin tinggi.

 

Dengan batas maksimal 12 kali sakit dalam 2 tahun, jarak waktu sakit ringan yang dialami oleh anak umumnya berkisar di angka 2 bulan. Penyakit inipun durasinya pendek, antara 3 sampai 7 hari saja. Namun beda halnya jika anak sakit lebih sering dari itu. Jika dalam 1 bulan si kecil bisa sakit hingga 3 kali, berarti ada gangguan yang harus segera dipastikan.

 

Penyakit yang Kerap Diderita oleh Anak

Gangguan kesehatan yang biasa dialami balita diantaranya flu, batuk dan diare. Masalah kesehatan tersebut mungkin terlihat tidak membahayakan. Meski demikian, jangan pernah meremehkan gangguan kesehatan apapun, terlebih jika si kecil kerap mengalami flu, batuk dan diare. Karena bisa jadi, semua itu merupakan gejala awal dari penyakit yang lebih berbahaya.

 

Agar anak tidak mudah terserang penyakit, orang tua memang harus membantu si kecil menjaga kesehatannya. Memberinya susu anak terbaik dan imunisasi juga harus dilakukan tepat waktu. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil, para orang tua juga bisa memberinya asupan makanan sehat yang kaya akan vitamin C dan vitamin E. Tidak kalah penting lagi, orang tua juga perlu membimbing si kecil untuk menerapkan gaya hidup sehat, termasuk rutin berolahraga.

 

Bagi orang tua, khususnya ayah yang merokok, jangan pernah merokok di dekat si kecil apalagi sampai menciumnya. Bahaya rokok bukan hanya berasal dari asapnya saja. Setelah merokok, kuman yang ada di tenggorokan juga bisa menular ke si kecil. Untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil, memberinya Susu Morinaga juga bisa jadi solusi.

 

 

 

Salam,

KALBE Store