Bukan Karena Malas, Inilah Manfaat Tidur Siang Saat Berpuasa Bagi Kesehatan


Bukan Karena Malas, Inilah Manfaat Tidur Siang Saat Berpuasa Bagi Kesehatan

Bukan Karena Malas, Inilah Manfaat Tidur Siang Saat Berpuasa Bagi Kesehatan

Selama bulan Ramadhan, ada perubahan gaya hidup yang dialami oleh setiap pemeluk agama Islam. Tak hanya pola makan saja yang berubah, pola tidur pun berubah. Misalnya saja dari kebiasaan yang biasanya tidur dari malam hingga pagi tanpa intervensi, kini siklus tersebut berubah karena harus bangun di malam hari untuk santap sahur. Padahal orang dewasa butuh tidur selama 7 hingga 9 jam per hari. Inilah yang kemudian membuat rasa kantuk muncul di siang harinya.

 

Tidur siang di bulan Ramadhan tampaknya menjadi kebiasaan baru. Tapi sayangnya ada yang menilai kalau tidur di jam-jam produktif itu tanda malas. Apakah benar demikian? Berikut manfaat tidur siang saat berpuasa.

 

Mengembalikan Konsentrasi dan Refleks

Kurangnya waktu tidur dapat menurunkan kemampuan konsentrasi dan refleks seseorang. Alih-alih fokus pada apa yang sedang dikerjakan, orang-orang yang kurang tidur justru dikuasai oleh rasa kantuk tersebut. Rasa kantuk sendiri muncul sebagai tanda bahwa tubuh butuh istirahat. Karena itu, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memberikan hak tubuh untuk beristirahat melalui tidur siang sejenak.

 

Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Bukan hanya puasa saja yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Tidur siang di waktu puasa juga memiliki manfaat serupa. Tubuh yang memperoleh istirahat cukup akan terhindar dari masalah pencernaan seperti diare, maag hingga susah BAB. Selain itu, proses detoksifikasi juga terjadi pada saat tidur. Pada saat inilah sistem pencernaan membersihkan diri.

 

Dengan tidur yang cukup, racun yang berbahaya bagi tubuh juga lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, pada saat tidur ini jugalah sel-sel yang rusak dalam tubuh diperbaiki.

 

Mengoptimalkan Penyerapan Nutrisi Makanan

Tidur yang cukup dapat membantu mengoptimalkan proses penyerapan nutrisi makanan. Namun tentu saja, semua itu juga harus didukung dengan menu makanan yang sehat dan cara makan yang benar. Misalnya saja dengan mengunyah makanan hingga lumat atau sebanyak 32 kali.

 

Meski tidur siang di saat berpuasa memberi banyak manfaat bagi kesehatan, sebaiknya jangan jadikan ini sebagai kesempatan untuk bermalas-malasan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan. Tidur siang sendiri sebenarnya tidak butuh waktu lama. Menurut Dr Charles Morin, durasi tidur siang yang paling ideal adalah antara 15 hingga 30 menit. Untuk membantu menjaga kesehatan selama berpuasa, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan seperti Blackmores.

 

 

 

Salam,

KALBE Store