Manfaat Permainan Tradisional untuk Anak


Manfaat Permainan Tradisional untuk Anak

Manfaat Permainan Tradisional untuk Anak

Selama pandemik covid-19, pembatasan aktivitas di luar rumah dilakukan terutama pada daerah yang termasuk dalam zona merah. Sehingga kegiatan bekerja Anda serta belajar anak harus dilakukan di rumah saja. Pembatasan ini mungkin membuat Anda dan keluarga merasa bosan karena tidak dapat melakukan rekreasi di akhir pekan. Untuk mengatasi hal tersebut, KALCare punya 5 permainan tradisional yang bisa Anda lakukan bersama keluarga serta manfaatnya bagi Si Kecil.

 

1. Congklak

 

manfaat permainan congklak untuk anak

 

Congklak merupakan permainan khas Indonesia yang membutuhkan 2 orang pemain, papan congklak, dan 98 buah biji congklak untuk memainkannya. Biasanya papan congklak terbuat dari kayu atau plastik. Sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian tumbuhan, atau batu-batuan. Cara memainkannya pun cukup mudah. Dari 16 lubang, 14 di antaranya diisi masing-masing 7 biji congklak. Kemudian pemain akan berjalan bergiliran untuk memindahkan tiap biji congklak dari satu lubang ke lubang lainnya. Pemain yang memiliki jumlah biji congklak pada lubang besar akan dinyatakan sebagai pemenang. Dari permainan congklak, anak dapat melatih saraf motorik halus karena melibatkan  otot kecil, koordinasi mata, serta tangan anak. Selain itu, permainan congklak juga dapat melatih kesabaran, belajar menghitung, memahami aturan, dan kejujuran anak.

 

2. Lompat tali

Permainan tradisional selanjutnya adalah lompat tali. Walaupun lompat tali termasuk permainan luar ruangan, permainan ini dapat dilakukan bagi Anda yang memiliki halaman yang cukup. Permainan ini membutuhkan lebih dari 2 orang, karena 2 orang bertugas untuk memegang tali, kemudian sisanya akan melompat. Lompat tali memiliki beberapa tingkatan berdasarkan ketinggiannya. Biasanya ketinggian lompat tali dimulai dari kaki hingga di atas kepala orang yang bertugas memegang. Untuk manfaatnya sendiri, lompat tali dapat membuat otot anak menjadi kuat dan berisi karena gerakan sederhana yang dilakukan. Permainan ini juga dapat melatih kekuatan otot jantung serta meningkatkan kinerja otak anak agar lebih responsif. Dengan memainkan lompat tali, Si Kecil bisa menambahkan tinggi badan yang seimbang.

 

3. Kelereng

Permainan tradisional yang selanjutnya adalah kelereng atau gundu. Permainan yang identik sebagai permainan anak laki-laki ini mengharuskan untuk meletakkan beberapa butir kelereng dalam sebuah lingkaran. Lalu semua anak akan berdiri kira-kira 1 meter dari lingkaran, dan secara bergantian menyentil kelereng pribadi agar yang terkumpul di dalam lingkaran keluar. Jika berhasil mengeluarkan kelereng di dalam lingkaran hingga jauh, anak yang menyentil kelereng tersebut berhak memilikinya. Permainan ini memiliki manfaat untuk mengatur emosi, motorik, kognitif, kecermatan, dan ketelitian. Selain itu, permainan kelereng dapat melatih kemampuan anak dalam bersosialisasi.

 

4. Bermain sepak bola

Permainan yang satu ini pasti sudah familiar karena banyak penggemarnya. Ya, bermain sepak bola selalu menjadi perhatian sebab permainannya yang menarik dan seru, bahkan terdapat kejuaraan dunia untuk perlombaan ini. Cara bermainnya mudah. Pemain harus memasukkan bola ke dalam gawang lawan dengan cara ditendang. Permainan ini membutuhkan banyak orang. Minimal 12 orang untuk jenis futsal, dan 22 orang untuk sepak bola. Dari permainan sepak bola, anak akan melatih kebugaran kardiovaskular, membangun otot, kekuatan, kelincahan, fleksibilitas, dan kontrol berat badan.

 

5. Petak umpet

Permainan tradisional yang terakhir adalah petak umpet. Permainan ini harus dimainkan oleh dua orang atau lebih. Caranya 1 orang akan bertugas untuk mencari pemain lainnya yang bersembunyi. Sebelum mencari, orang tersebut harus menutup mata dan menghitung dalam durasi tertentu untuk memberi kesempatan pemain lain mencari tempat untuk bersembunyi. Biasanya yang paling sulit ditemukan dianggap sebagai pemenang petak umpet. Untuk manfaat, permainan petak umpet mampu membuat anak menjadi aktif, belajar bersosialisasi, belajar berhitung, kreatif, dan melatih sportivitas.

 

Itulah beberapa manfaat dari permainan tradisional bagi anak Anda. Permainan-permainan tersebut dapat juga lho Anda lakukan di rumah jika memungkinkan. Sambil bermain, jangan lupa berikan camilan sehat bagi Si Kecil berupa Zee Bar yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di sini.

 

temani aktivitas bermain anak dengan camilan Zee Bar

 

Salam,

KALCare

 

Sumber:

https://kumparan.com/kumparanmom/manfaat-bermain-congklak-untuk-perkembangan-anak-1546590471899682285

https://kumparan.com/kumparanmom/anak-suka-bermain-kelereng-ternyata-ada-manfaatnya-moms-1tmvVM503iu/full

https://lifestyle.kompas.com/read/2012/06/12/12443871/5.manfaat.kesehatan.bermain.sepakbola

https://ultramimi.com/knowledge/detail/7-manfaat-permainan-petak-umpet-untuk-pertumbuhan-anak

https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/bella-lesmana/manfaat-bermain-lompat-tali-untuk-anak