Kram pada Kehamilan, Bagaimana Menanganinya?


Kram pada Kehamilan, Bagaimana Menanganinya?

Kram pada Kehamilan, Bagaimana Menanganinya?

Kram atau spasme pada kedua tungkai adalah keluhan yang umum dijumpai pada wanita hamil. Kram dapat terjadi pada bagian paha mau pun kaki. Keluhan ini umumnya muncul pada bulan ke-empat hingga ke-sembilan masa kehamilan, terutama pada malam hari. Angka kejadian menunjukkan hampir separuh dari wanita hamil mengalami hal ini.

 

Ada beberapa hal yang diduga menyebabkan timbulnya kram otot tungkai pada wanita hamil. Di antaranya penambahan berat badan, berubahnya sirkulasi darah, penekanan saraf, dehidrasi, dan cedera pada tungkai. Penambahan berat badan akan berlangsung perlahan-lahan dan secara bertahap, jika peningkatan terjadi secara cepat, maka rasa tidak nyaman pada tungkai akan semakin bertambah. Pada wanita hamil, terjadi perubahan pada sirkulasi darah yang menyebabkan aliran darah dari dan menuju jantung menjadi lebih lambat. Sehingga bila ia duduk atau berdiri lama, darah akan berkumpul pada titik terendah, menyebabkan rasa pegal atau nyeri.

 

Kram pada tungkai yang terjadi pada malam hari dapat ringan, berat hingga mengganggu waktu tidur. Untuk mencegahnya, pasien dianjurkan sering-sering melakukan peregangan otot, tetap aktif, banyak minum dan menggunakan alas kaki yang nyaman dan tepat. Beberapa suplemen dapat membantu mengurangi gejala dan membantu pasien agar dapat tidur lebih nyenyak.

 

Peregangan dapat dilakukan secara berkala, saat pasien duduk atau berdiri lama. Peregangan sebelum tidur dapat membantu mencegah kram pada malam hari. Dibantu dengan pemijatan dan mandi air hangat, dapat mempercepat hilangnya nyeri. Jika nyeri telah berkurang, anjurkan pasien untuk berjalan sedikit dan renggangkan kaki pada saat beristirahat.

 

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplemen B1, B6, B12 dapat membantu mencegah dan mengurangi nyeri. Hal ini dibuktikan di Iran terhadap 84 wanita hamil yang mengalami kram tungkai diberikan suplementasi kalsium, vitamin B1, B6 dan B12 selama 4 minggu. Tampak bahwa sebanyak 72% wanita mengalami sembuh total, 19% mengalami perubahan sedang dan hanya 9% yang tidak mengalami perubahan.

 

Bekerja secara harmonis, Vitamin B1 berperan dalam mencegah penumpukan asam laktat yang menyebabkan pegal dan kram otot, Vitamin B6 bermanfaat dalam mengatasi morning sickness dan depresi pada kehamilan, Vitamin B12 berperan dalam metabolisme sel-sel saraf dan pembentukan DNA pada janin. Dan bersama asam folat vitamin B12 juga bermanfaat mencegah anemia.

 

Salam,

KALBE e-Store