Kebiasaan Penyebab Perut Kembung (Bagian 2)

Kebiasaan Penyebab Perut Kembung (Bagian 2)

Tanpa disadari, banyak di antara kita yang memiliki beberapa kebiasaan kurang baik yang dapat menjadi biang keladi penyebab perut kembung. Apa saja mereka? Dan, bagaimana cara mengatasinya?

Gemar makanan olahan. Banyak jenis processed food atau makanan olahan yang populer di Indonesia, karena selain terasa enak, juga praktis penyiapannya. Namun tahukah Anda, santapan seperti nugget, sosis, sup dan sayur kaleng, bahkan saus botolan, ternyata dapat mengakibatkan perut kembung, lho. Hal ini disebabkan karena makanan olahan rata-rata mengandung sodium, sehingga menyebabkan tubuh menyimpan air lebih lama untuk menyeimbangkan elektrolit. Pada akhirnya, timbullah rasa kembung dan tak nyaman itu. Jadi, kurangi konsumsi makanan olahan, yuk!

 

Minum dengan sedotan. Kebiasaan menyesap minuman dengan sedotan dapat menyebabkan perut kembung. Ini karena udara yang ikut terhisap saat kita melakukan gerakan menyedot. Apalagi, minum dengan sedotan biasanya bisa berlangsung dalam durasi yang lama, sehingga gas yang masuk ke perut pun ikut berlipat ganda. Solusinya, cobalah mengurangi jenis minuman yang biasanya dikonsumsi dengan sedotan, misalnya kopi, jus yang dijual di gerai, kafe, atau restoran, dan berbagai jenis minuman lainnya. Alternatifnya, Anda bisa memilih minuman yang dapat disesap langsung lewat cup atau cangkir, beralih ke air putih, atau membawa sendiri bekal jus Anda dari rumah.

 

Makan buah dan sayur yang mengandung gas. Berbagai jenis buah dan sayur memang baik untuk kesehatan kita. Namun, konsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan efek yang kurang baik. Beberapa buah dan sayur yang mengandung gula dan zat tepung atau kanji ditengarai dapat menimbulkan gas di perut, di antaranya: apel, alpukat, prune, aprikot, kubis, kol, kale, kembang kol, dan Brussels sprouts. Jadi, jika perut Anda termasuk sensitif dan mudah kembung, kurangi konsumsi yang berlebihan dari buah dan sayur di atas, dan gantilah dengan variasi yang lain, ya.

 

Dehidrasi. Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan perut kembung, karena tubuh cenderung untuk menahan air saat mengalami dehidrasi. Solusinya, perbanyaklah minum air putih setiap harinya, minimal 2 liter atau 8 gelas. Hindari minuman berkarbonasi, kafein danĀ  alkohol, karena hanya akan memperburuk kondisi perut yang kembung. Air putih, selain sebagai obat yang manjur untuk dehidrasi, juga berfungsi untuk membasuh sodium yang berlebihan dan mengeluarkannya dari sistem pencernaan, sehingga perut yang kembung pun akan terasa jauh lebih baik.

 

 

 

Salam,

KALBE e-Store