Ini Dia, 10 Jenis Diabetes Melitus

Ini Dia, 10 Jenis Diabetes Melitus

Diabetes melitus, penyakit berbahaya yang hingga kini belum ada obatnya. Jumlah penderitanya terus tumbuh dan tidak mengenal usia. Tua ataupun muda, semua memiliki risiko terserang penyakit ini. Bahkan tidak sedikit anak-anak yang sudah menunjukkan gejala awal penyakit diabetes. Namun sebenarnya apa pengertian diabetes melitus?

 

Arti Diabetes Melitus

 

Arti Diabetes Melitus

 

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit kronis pada tubuh manusia. Gejala awal diabetes melitus ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

Mencegah adalah cara terbaik untuk terhindar dari penyakit ini. Namun untuk bisa melakukannya, tentu diperlukan pengetahuan yang memadai tentang diabetes melitus, dimulai dari jenis-jenis diabetes itu sendiri.

Baca juga: Cara Mengetahui Risiko Diabetes Tanpa Alat Tes Gula Darah

 

Jenis Diabetes Melitus

 

Diabetes Melitus Tipe I

Diabetes melitus yang satu ini juga kerap dikenal dengan istilah insulin dependent diabetes. Penamaan tersebut mengacu pada keterkaitan diabetes tipe ini dengan ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin. Dari total penderita diabetes, setidaknya sekitar 10% penderita mengalami diabetes tipe ini. Pengobatan untuk diabetes tipe I sendiri biasa dilakukan dengan suntik insulin secara teratur.

 

Diabetes Melitus Tipe II

Diabetes melitus tipe II adalah jenis diabetes yang paling banyak diderita. Diabetes tipe II atau non-insulin dependent diabetes adalah jenis diabetes yang merupakan sisi lain dari diabetes tipe I. Diabetes tipe ini tidak memiliki kaitan dengan insulin. Tubuh penderita diabetes melitus tipe II sebenarnya masih bisa memproduksi insulin hanya saja jumlahnya tidak cukup atau cacat.

 

Diabetes Akibat Kekurangan Gizi

 

Diabetes Akibat Kekurangan Gizi

 

Sesuai dengan namanya, diabetes jenis ini diakibatkan oleh kekurangan gizi yang parah. Meski menunjukkan kadar gula darah yang tinggi, beberapa komplikasi yang biasa ditemukan pada diabetes jenis lain tidak ditemukan di sini.

 

Diabetes Gestasional

Berbeda dengan jenis diabetes melitus sebelumnya, diabetes jenis ini memiliki kaitan erat dengan kehamilan. Dalam kondisi hamil, kadar gula darah ibu hamil akan melonjak. Inilah yang menyebabkan diabetes gestasional ini.

 

Diabetes LADA

LADA merupakan singkatan dari latent autoimmune diabetes of adulthood. Secara sederhana, LADA serupa dengan diabetes melitus tipe 1 yang baru muncul saat seseorang sudah dewasa. Umumnya penyakit ini terjadi saat seseorang berusia 30 tahun ke atas.

Pada awal pengobatan, LADA bisa diobati dengan obat-obatan diabetes tablet. Namun secara jangka panjang, penderitanya membutuhkan suntikan insulin guna mengontrol kadar gula darah di dalam tubuhnya.

Baca juga: Cegah Diabetes, Ini Trik Batasi Konsumsi Gula

 

Diabetes MODY

Kepanjangan MODY adalah maturity onset diabetes of the young. Penyebab dan gejala MODY mirip dengan diabetes melitus tipe 2, namun terdapat dua hal yang membedakannya.

Pertama, MODY umumnya terjadi sebelum seseorang berusia 25 tahun (remaja). Kedua, MODY biasanya merupakan bagian dari penyakit yang diturunkan dari orang tua ke anak, karena kondisi ini biasanya disebabkan oleh mutasi genetik. 

 

Double Diabetes

Penyebab diabetes melitus yang satu ini terjadi karena kondisi penderita diabetes melitus tipe 1 mengalami resistensi insulin layaknya yang terjadi pada diabetes melitus tipe 2. Jadi, pada double diabetes, terjadi diabetes tipe 1 dan 2 bersamaan.

Double diabetes membutuhkan pengobatan dan pemantauan yang lebih intensif. Penderitanya berisiko tinggi mengalami berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal kronik.

 

Diabetes yang Berhubungan dengan Steroid

 

Diabetes yang Berhubungan dengan Steroid

 

Steroid adalah obat antiradang yang sering digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit autoimun dan penyakit serupa lainnya. Salah satu efek samping steroid adalah meningkatnya gula darah.

Oleh karena itu, jika seseorang mendapatkan pengobatan steroid secara jangka panjang, risiko terjadinya diabetes akan semakin tinggi. Walau begitu, jika pengobatan steroid dihentikan, lama-kelamaan risiko diabetes bisa menghilang.

 

Brittle Diabetes

Brittle diabetes adalah istilah yang digunakan untuk kondisi diabetes melitus tipe 1 dengan kondisi gula darah yang sulit dikendalikan. Karena kadar gula darah pada diabetes jenis ini sangat tidak stabil, para pakar sering menyebutnya sebagai diabetes labil.

Pada brittle diabetes, gula darah kadang bisa melonjak sangat tinggi dan kadang bisa anjlok menjadi sangat rendah. Jenis diabetes ini lebih rentan terjadi pada penderita diabetes melitus tipe 1 yang mengalami masalah psikologis, seperti gangguan cemas atau depresi.

 

Diabetes Insipidus

Berbeda dengan diabetes lain yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi, diabetes insipidus tak memiliki hubungan dengan gangguan insulin atau gula darah yang tinggi. Diabetes insipidus disebabkan akibat gangguan produksi hormon antidiuretik di dalam tubuh. Hal ini membuat tubuh tak bisa menahan air.

Gejala awal diabetes melitus satu ini ditandai dengan buang air kecil yang sangat sering dan banyak. Jumlah urine yang keluar bisa lebih dari 20 liter per hari. Hal ini menyebabkan penderitanya rentan mengalami dehidrasi dan gangguan elektrolit, yang ditandai dengan pusing, mudah lelah, bahkan penurunan kesadaran.

 

Itu dia jenis diabetes melitus yang perlu Anda ketahui. Penyebab diabetes melitus biasanya muncul akibat adanya kerusakan pada organ tubuh tertentu. Diet dan gaya hidup yang kurang sehat juga memengaruhi faktor risiko penyakit ini. Menerapkan gaya hidup sehat adalah salah satu cara untuk mencegah diabetes melitus. Mengonsumsi susu diabetes seperti susu Diabetasol sejak dini juga bisa menurunkan risiko terkena diabetes. Tapi kapan sebaiknya Anda mulai mengambil langkah pencegahan? Jawabannya tentu saja lebih cepat lebih baik, sebelum gejala diabetes muncul.

 

Diabetasol-Susu Vanilla-180 gram

 

Jangan lewatkan berbagai informasi dan promo menarik khusus produk Diabetasol melalui WhatsApp KALCare atau Telegram KALCare. Nikmati juga berbagai keuntungan berbelanja di KALCare seperti promo menarik, point reward, serta informasi kesehatan terkini melalui artikel atau kulwap bersama pakar yang bisa Anda ikuti di Instagram maupun Facebook KALCare.

 

 

Salam,

KALCare

 

 

Sumber:

https://www.diabetes.co.uk/diabetes-types.html