Ini Rahasia Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di 1000 Hari Kehidupan


Ini Rahasia Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di 1000 Hari Kehidupan

Ini Rahasia Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di 1000 Hari Kehidupan

Setiap orang tua pasti menginginkan anak tumbuh kembang secara optimal. Bahkan, persiapan agar Si Kecil dapat tumbuh kembang optimal sudah dimulai sejak kehamilan lho. Terutama pada 1000 hari pertama kehidupan si buah hati.

 

1000 hari kehidupan pertama Si Kecil dihitung sejak bayi masih di dalam kandungan, atau tepatnya sejak terjadi pembuahan hingga usia anak mencapai 2 tahun. 1000 hari kehidupan pertama termasuk dalam periode emas. Karena bisa dikatakan pada masa tersebut, penting sekali memberikan nutrisi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak. Mulai dari fungsi otak, tubuh, metabolisme, serta sistem imun.

 

ketahui cara untuk mengoptimalkan kesehatan anak pada 1000 hari pertama

 

Cara optimalkan tumbuh kembang anak di 1000 hari pertama kehidupan

 

Menurut psikolog Ray Tanjung Sari, M.Psi, berat badan dan ukuran otak bayi bergantung pada kualitas asupan nutrisi ibu selama kehamilan. Bahkan pada pasca kelahiran ibu juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung perkembangan sel otak agar untuk mengoptimalkan daya ingat, konsentrasi, dan kecerdasan anak. Selain itu, faktor kedekatan emosional yang baik akan membuat anak mudah menjalin hubungan yang positif dengan orang lain. Misalnya seperti kepercayaan diri yang tinggi, mampu mengolah stres, hingga memiliki kemampuan akademis yang lebih baik di masa mendatang. Untuk itu, berikut cara pemberian nutrisi dan stimulasi untuk optimalkan tumbuh kembang anak pada 1000 hari pertama kehidupan.

 

1. Nutrisi dan stimulasi selama kehamilan

Sejak di dalam kandungan, Si Kecil sebaiknya sudah diajak berkomunikasi dengan cara bercerita atau bernyanyi. Komunikasi ini dapat dilakukan sebagai perwujudan perasaan bahagia ibu agar Si Kecil juga merasakan hal-hal yang positif. Selain berkomunikasi, ibu harus memenuhi asupan gizi bagi dirinya sendiri dan janin. Terutama gizi yang berupa asam folat, protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin C.

 

2. Nutrisi dan stimulasi pasca kelahiran

Setelah Si Kecil dilahirkan, luangkan waktu untuk menyentuh, berbicara, serta menatap matanya. Interaksi ini akan membantu anak mengenal lingkungan sekitarnya serta rasa aman untuk bereksplorasi. Cukup luangkan waktu selama 15-30 menit setiap hari untuk berinteraksi dengan Si Kecil. Selain itu, lakukan Inisiasi Menyusui Dini atau IMD yang dilakukan kurang dari 1 jam setelah bayi lahir, memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, serta memberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) sejak usia 6 bulan dengan nutrisi yang tepat dan seimbang.

 

3. Stimulasi sensori

Stimulasi sensori merupakan sebuah rangsangan pada indra penglihatan, penciuman, pengecapan, peraba, pendengaran, keseimbangan, dan gerak otot. Melalui sensori tersebut, anak bisa mendapatkan dan mempelajari untuk mengelola informasi agar bisa memberikan respon yang sesuai dengan konteks. Seiring dengan pertambahan usia, anak akan semakin pandai mengontrol respon agar terhubung dengan dunia sekitarnya melalui perilaku, emosi, serta regulasi diri sesuai situasi. Stimulasi sensori dapat dilakukan dengan cara menyusun benda berdasarkan warna, membedakan rasa makanan, hingga bermain tangkap bola selama 15 menit setiap hari.

 

4. Bantu penuhi nutrisi dengan probiotik

Pada awal kehidupan, Si Kecil sangat membutuhkan asupan probiotik atau bakteri baik yang berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Salah satu jenis probiotik yang cukup banyak terdapat pada usus bayi adalah Bifidobacterium. Bakteri ini memiliki manfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh, menjaga saluran cerna, mengurangi risiko alergi, memaksimalkan penyerapan nutrisi, serta menjaga populasi probiotik tetap stabil. Bayi yang mengalami kekurangan probiotik dapat meningkatkan risiko peradangan, malnutrisi, hingga stunting.

Pertumbuhan Bifidobacterium di dalam tubuh bayi sangat dipengaruhi oleh asupan ASI atau dapat dibantu dengan memberikan Liprolac Baby. ASI mengandung 1 milyar bakteri baik yang didominasi oleh Bifidobacterium lactis. Bakteri baik ini juga terdapat dalam Liprolac Baby sehingga dapat membantu pemenuhan probiotik tambahan atau ibu yang mengalami kesulitan dalam produksi ASI. Liprolac Baby merupakan suplemen yang aman dikonsumsi oleh anak hingga usia 2 tahun. Cara penggunaannya pun cukup mudah, cukup diteteskan langsung ke mulut anak karena berbentuk obat tetes. Anda pun bisa mendapatkan Liprolac Baby dengan mudah di sini.

 

suplemen kesehatan Liprolac Baby untuk mendukung kesehatan anak

 

Salam,

KALCare

 

 

 

 

 

Sumber:

https://www.ibupedia.com/artikel/kelahiran/tips-mengoptimalkan-tumbuh-kembang-anak-di-1000-hari-pertama-kehidupan