Hindari Gangguan Penglihatan Pada Anak


Hindari Gangguan Penglihatan Pada Anak

Hindari Gangguan Penglihatan Pada Anak

Hindarkan anak dari berbagai gangguan penglihatan sejak usia dini. Pastikan Anda sudah melakukan tahapan-tahapan berikut ini.

 

  • Biasakan untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi, baik saat sedang hamil atau sesudah melahirkan. Perkembangan bayi akan lebih sehat, dan Anda pun dapat menjadi teladan bagi si kecil.

 

  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan nutrisi, seperti vitamin A, E, C, zinc, asam lemak omega 3, dan lutein yang baik untuk kesehatan mata. Latih si kecil untuk mengonsumsi makanan sehat untuk mata, seperti yang berwarna oranye  (wortel, labu) karena mengandung beta-karoten, serta sayuran berwarna hijau (brokoli, sawi) yang kaya lutein dan zeaxanthin.

 

  • Periksa mata anak Anda secara rutin, terutama saat masih bayi dan balita. Bayi biasanya akan diperiksa kondisi matanya selambatnya 72 jam setelah lahir, serta setiap kontrol rutin ke dokter. Selanjutnya, anak sebaiknya mendapatkan tes mata di ahli optik selambatnya pada usia lima tahun.

 

  • Perhatikan milestone atau perkembangan mata anak sejak masih bayi. Misalnya, mata bayi seharusnya mulai dapat mengikuti warna, obyek yang menarik pada usia 6-8 minggu, menggapai sesuatu barang pada 2-3 bulan, serta fokus pada obyek yang jauh maupun dekat pada usia 6-12 bulan. Selain perkembangan tersebut, perhatikan juga kondisi mata anak, pastikan terlihat sehat, tidak mengalami infeksi seperti belekan, atau sindrom lazy eyes dan sebagainya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

 

  • Saat si kecil masih bayi atau balita, lindungi matanya dengan memberikan mainan yang sesuai dengan umurnya  dan tidak memiliki sudut yang tajam.

 

  • Sejak  kecil, beri dia mainan atau buku bergambar dengan berbagai warna yang dapat mengasah perkembangan memori visualnya. Biasakan anak untuk membaca dalam kondisi cahaya yang terang dan dengan jarak minimal 30 cm dari mata ke permukaan buku, guna menghindari timbulnya gangguan penglihatan pada anak.

 

  • Bila anak termasuk aktif, seperti senang berolahraga di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, sediakan dia kacamata/sunglasses khusus dengan 100% UV protection untuk melindungi matanya dari bahaya sinar matahari, apalagi karena pupil mereka masih rentan terhadap bahaya sinar ultraviolet.

 

  • Monitor dan batasi waktu anak di depan televisi, komputer, tablet maupun smartphone, karena kebiasaan ini bisa mempertinggi risikonya mengalami gangguan penglihatan. Ajak dia untuk beristirahat selama 20 menit sekali agar mata mereka tidak cepat lelah dan kering.

 

Salam,

KALBE Store