Bagaimana Food Combining yang Benar Saat Puasa?


Bagaimana Food Combining yang Benar Saat Puasa?

Bagaimana Food Combining yang Benar Saat Puasa?

Istilah food combining sendiri bisa diartikan mengombinasikan beberapa makanan. Namun kombinasi yang dilakukan bukan tanpa tujuan. Semua itu dilakukan untuk memudahkan tubuh mencerna dan menyerap nutrisi yang terkandung di dalam makanan. Food combining sendiri membagi makanan ke dalam beberapa kategori seperti asam, basa dan netral serta mengelompokkannya dalam 4 kelompok makanan yang meliputi karbohidrat, sayuran, protein dan buah.

 

Aturan Food Combining

Ada aturan khusus dalam cara mengonsumsi makanan dalam food combining ini seperti buah harus dimakan sendiri dan tidak bisa dicampur dengan makanan lain, sayuran hanya boleh digabung dengan protein, karbohidrat tidak boleh digabungkan dengan jenis protein hewani dan protein hewani dan nabati tidak boleh dicampur dalam sekali makan.

 

Dilihat dari aturan tersebut, food combining ini memang terlihat cukup merepotkan. Akan tetapi ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari cara makan yang satu ini. Selain memudahkan tubuh mencerna makanan dan baik untuk kesehatan, food combining juga bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah gangguan pencernaan dan menurunkan berat badan. Anda mungkin tertarik untuk menerapkannya saat puasa. Tapi bagaimana caranya?

 

Mengatur Menu Sahur dan Berbuka

Resep untuk menyusun menu sahur food combining adalah buah dan sayur. Komposisinya mirip seperti saat sarapan. Sebagai contoh, Anda bisa mengonsumsi pisang dan salad sayur. Salad ini sendiri bisa terdiri dari telur, ayam, jagung, kol, buncis, selada dan wortel.

 

Untuk menu berbuka, Anda bisa membaginya menjadi 2 sesi. Saat berbuka, Anda bisa minum minuman manis dan kurma. Jika masih kurang, Anda bisa menambahkan es buah tanpa susu. Setelah salat Tarawih, Anda bisa mulai makan besar. Salah satu contoh menu makan besar ini antara lain nasi merah, tahu, tempe dan sayur bayam. Menu lain seperti jagung, daging, tumis wortel dan buncis juga bisa jadi pilihan.

 

Sebenarnya food combining bisa dikategorikan sebagai diet. Karena itu butuh konsistensi agar terbiasa dengan cara makan seperti ini. Bagi Anda yang sebelumnya sudah terbiasa melakukan food combining di hari biasa, menerapkan food combining saat puasa seperti ini tidak akan menjadi masalah. Namun jika belum terbiasa, mungkin akan terasa sulit. Agar puasa Anda berjalan dengan lebih lancar, Anda bisa menambahkan suplemen seperti Blackmores dalam menu Anda.

 

 

 

Salam,

KALBE Store