Fakta dan Mitos Seputar Susu Ibu Hamil

Fakta dan Mitos Seputar Susu Ibu Hamil

Mitos dan fakta seputar susu ibu hamil memang kerap menjadi perdebatan. Sebagian mitos tetap dipercaya. Di sisi lain, fakta yang telah terbukti juga tak sedikit yang masih belum sepenuhnya diyakini. Namun terlepas dari itu, para ibu hamil sebaiknya memang mengetahui fakta dan mitos seputar susu ibu hamil ini. Karena itu, berikut beberapa fakta dan mitos seputar susu ibu hamil.

 

Mitos susu ibu hamil membuat bayi besar

Hingga kini mitos ini cukup banyak beredar bahkan masih dipercaya oleh sebagian ibu hamil. Padahal faktanya, besar atau tidaknya bayi sebenarnya ditentukan oleh asupan kalori sang ibu, bukan karena susu ibu hamil. Karena itu, ibu hamil yang kerap mengkonsumsi makanan tinggi kalori seperti junk food memiliki resiko melahirkan bayi besar yang lebih tinggi.

 

Mitos susu kedelai lebih baik

Sebenarnya jawaban lebih baik atau tidaknya susu kedelai dengan susu sapi tidak bisa dipukul rata begitu saja. Bagi ibu yang memiliki intoleransi laktosa, susu kedelai memang lebih baik. Akan tetapi bagi ibu hamil yang tidak memiliki gangguan seperti itu, sebenarnya susu sapi justru lebih baik. Hal ini dikarenakan kandungan protein hewani pada susu sapi jauh lebih lengkap dari susu kedelai. Selain itu kandungan asam amino yang baik untuk janin juga lebih tinggi pada susu sapi.

 

Mitos susu kedelai membuat bayi bersih

Bersih atau tidaknya bayi tidak ditentukan dari jenis susu ibu hamil yang dikonsumsi sang ibu selama masa kehamilan. Ini lebih disebabkan oleh asupan makanan lain khususnya makanan yang mengandung lemak. Jika mengkonsumsi susu kedelai namun tetap mengkonsumsi makanan berlemak, justru dampak buruk yang akan diperoleh. Sebaliknya, minum susu sapi namun menjaga asupan makanan lain justru bisa memberi dampak baik dan membuat bayi lahir bersih. Sedangkan untuk bayi yang lahir dengan kulit putih bersih, hal ini sebenarnya lebih ditentukan oleh faktor genetis.

 

Memilih susu ibu hamil berbahan kedelai atau susu sapi sebenarnya sama baiknya. Pilihan tinggal disesuaikan dengan kondisi sang ibu saja. Untuk itu, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Berangkat dari sini, sang ibu bisa menemukan susu terbaik seperti Prenagen Mommy untuk dirinya dan sang buah hati.

 

 

 

Salam,

KALCare