Diet Sehat sesuai Golongan Darah: Efektifkah?


Diet Sehat sesuai Golongan Darah: Efektifkah?

Diet Sehat sesuai Golongan Darah: Efektifkah?

Jika ingin menjalankan program diet sehat, tentunya kita harus bijak memilih pola diet mana yang akan dijalankan. Maklum, saat ini banyak sekali program diet yang mengklaim diri sebagai pola diet paling efektif dan sehat. Salah satunya adalah, pola diet sesuai golongan darah.

 

Mengatur pola makan atau diet berdasarkan golongan darah diklaim sebagai cara yang tepat untuk mencapai berat badan ideal, sekaligus tubuh yang lebih sehat. Pertanyaannya, seefektif apakah diet ini?

 

Diet sesuai golongan darah pertama kali dicetuskan oleh seorang spesialis naturopati, yakni Peter J. D’Adamo. Menurut D’Adamo, setiap makanan yang kita konsumsi akan bereaksi secara kimia terhadap golongan darah kita. Oleh karenanya, konsep dari diet ini adalah, mengonsumsi dan menghindari berbagai jenis makanan tertentu sesuai jenis golongan darah kita, sehingga tubuh dapat mencerna makanan secara lebih efisien. Tubuh pun akan lebih sehat, berenergi, dan terhindar dari berbagai jenis penyakit.

 

Untuk melakukan ‘diet sehat’ ini, pantangannya ternyata cukup menantang, terutama jika kita merupakan tipe ‘pemakan segala’. Beberapa contoh desain pola makan menurut diet ini adalah sebagai berikut:

 

  • Golongan darah A: dianggap memiliki sistem imunitas yang sensitif, sehingga sebaiknya menghindari berbagai jenis daging, dan mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah, gandum, kacang-kacangan, dan segala sesuatu yang segar dan organik.

 

  • Golongan darah B: disarankan untuk menghindari jagung, tomat, kacang, bahkan daging unggas, serta mengonsumsi lebih banyak sayuran hijau, telur, dan susu rendah lemak.

 

  • Golongan darah O: ditengarai sering mengalami masalah pencernaan, golongan ini disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak daging tanpa lemak, unggas, ikan dan sayuran.

 

  • Golongan darah AB: disarankan untuk memfokuskan diet pada tofu, seafood, susu dan sayuran, dan menghindari kafein, alkohol, serta daging asap, karena golongan ini cenderung memiliki asam lambung rendah.

 

Lalu, efektifkah diet sehat ini? Sejauh ini, pertanyaan tersebut belum dapat dijawab dengan pasti, karena belum ada studi yang secara langsung membandingkan hasil diet berdasarkan golongan darah dengan mereka yang tidak melakukannya. Namun, D’Adamo menekankan bahwa, berdasarkan pengalamannya, 8 dari 10 orang yang melakukan diet jenis ini melaporkan bahwa mereka merasa puas dengan hasil yang mereka dapatkan.

 

Oleh karenanya, sah-sah saja jika Anda merasa tertarik, dan mencoba melakukan diet berdasarkan golongan darah ini. Namun, perlu diingat bahwa, dalam melakukan diet, Anda direkomendasikan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter maupun ahli gizi, terutama untuk mengecek kolesterol dan gula darah untuk memastikan bahwa diet sehat (manapun yang Anda pilih) tidak memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan Anda.

 

 

 

Salam,

KALBE Store