Diet Sehat Sesuai Golongan Darah, Ampuhkah?


Diet Sehat Sesuai Golongan Darah, Ampuhkah?

Diet Sehat Sesuai Golongan Darah, Ampuhkah?

Kontroversi diet sehat sesuai golongan darah dimulai ketika Dr. Peter J. D’Adamo, yang berasal dari Connecticut, Amerika Serikat, menerbitkan buku ‘Eat Right 4 Your Type’ pada tahun 1966. Buku tersebut menjelaskan bahwa, setiap individu memiliki karakteristik sistem pencernaan, sistem imun dan kepribadian yang berbeda-beda, tergantung dari golongan darahnya masing-masing (A, B, AB, O). Di dalam bukunya tersebut, Dr. D’Adamo juga mencantumkan rekomendasi “diet sehat” berdasarkan golongan darah, karakter kepribadian, kandungan lektin (sejenis protein) dalam makanan, serta tingkat keasaman sistem pencernaan masing-masing.

 

Meskipun argumen yang diberikan Dr. D’Adamo dapat diterima, namun bukti ilmiah yang mendukung kebenaran diet tersebut cenderung tidak spesifik, dan relatif sedikit. Diet sesuai dengan golongan darah ini cenderung bersifat generalisis, dan menepikan kemungkinan-kemungkinan penyakit atau kondisi kesehatan yang mungkin dialami oleh seseorang, namun sesungguhnya tidak berhubungan dengan golongan darah. Misalnya, seseorang yang bergolongan darah A direkomendasikan untuk menjadi seorang vegetarian, namun pada kenyataannya, ada sebagian dari golongan darah A yang mengalami gangguan kesehatan apabila tidak mengasup protein hewani dalam jumlah cukup. Atau, seseorang yang bergolongan darah B direkomendasikan untuk mengonsumsi produk olahan susu, namun bisa saja seseorang alergi terhadap susu, dan tentunya justru akan berbahaya jika ia mengikuti saran tersebut.

 

Sebaiknya, Anda tetap bijaksana dalam memilih diet alami, dalam kasus ini diet sesuai golongan darah, karena jika salah, dapat terjadi kekurangan atau kelebihan zat tertentu dalam tubuh Anda. Misalnya, golongan darah O disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi protein hewani, namun bukan berarti tubuh tidak membutuhkan serat yang bergelimangan jumlahnya dalam sayuran dan buah. Lebih baik, Anda memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan Anda, karena sesungguhnya metode diet sehat yang paling baik adalah yang sesuai dengan pola makan, ritme aktivitas harian, pola tidur, keaktifan dalam bergerak, riwayat kesehatan dan alergi, serta kondisi lingkungan sekitar Anda sendiri.

 

Semoga Anda semakin bijak dalam memilih metode diet alami yang tepat bagi tubuh Anda, ya. Yang terpenting bukanlah berapa banyak lemak yang dapat Anda kurangi, namun kesehatan tubuh Anda yang harus Anda utamakan. Jangan sampai Anda menjadi sakit, karena salah melakukan metode diet.

 

 

 

Salam,

KALBE e-Store