Cara Membedakan Sakit Kepala Biasa dan Vertigo

Cara Membedakan Sakit Kepala Biasa dan Vertigo

Sakit kepala merupakan penyakit yang umum dikeluhkan banyak orang. Bahkan beberapa sering menggunakan istilah vertigo untuk menggambarkan sakit kepala yang dirasakannya. 

Padahal sakit kepala biasa dan vertigo adalah dua diagnosis penyakit, dengan penanganan yang berbeda pula. Dikutip dari CNN Indonesia, dokter spesialis saraf, dr. Alvin Rahmawati mengatakan, sakit kepala dan vertigo punya perbedaan spesifik yang harus dapat diidentifikasi.

Maka dari itu, persepsi yang salah antara sakit kepala dan vertigo ini perlu Anda ketahui kebenarannya. Dimulai dari perbedaan mendasar yang akan dibahas berikut ini.

Perbedaan sakit kepala biasa dan vertigo

 

ketahui perbedaan antara sakit kepala dan vertigo

 

Untuk diketahui, sakit kepala merupakan sensasi nyeri di daerah kepala, yang rasa nyerinya bisa seperti ditusuk-tusuk, ditekan, atau diikat. Sedangkan vertigo merupakan pusing di kepala yang menyebabkan diri atau sekeliling Anda terasa berputar atau sensasi ketika tubuh terasa melayang seakan mau jatuh.

 

Penyebab sakit kepala dan vertigo

Terdapat dua jenis sakit kepala berdasarkan penyebab menurut International Headache Society, yaitu:

  1. Sakit kepala primer, yaitu sakit kepala yang disebabkan adanya gangguan pada bagian dari kepala, seperti otot, pembuluh darah, atau saraf. Sakit kepala primer memiliki jenis-jenis, di antaranya: 
    • Migrain. Sakit kepala berdenyut dan hanya terjadi pada satu sisi kepala saja. Serangan migrain dapat disertai aura berupa gangguan penglihatan, kebas pada kaki dan tangan, atau gangguan saraf lainnya.
    • Sakit kepala tipe tegang (tension-type headache). Sakit kepala ini sering dikaitkan dengan rasa tegang atau kaku di leher hingga kepala, dan rasa nyerinya seperti diikat.
    • Sakit kepala cluster.  Dapat menyebabkan keluhan sakit kepala seperti ditusuk, disertai rasa nyeri di sekitar mata, hidung, dan mata kadang berair.
  2. Sakit kepala sekunder, yaitu sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit lain.

Sebagian besar sakit kepala yang dialami seseorang merupakan jenis sakit kepala primer, yang umumnya tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, berbagai pemicu dapat dianggap sebagai pencetus sakit kepala seperti kurang tidur, pola makan yang tidak teratur, kelelahan, perubahan cuaca, dan masih banyak lagi.

Vertigo sendiri disebabkan oleh gangguan keseimbangan. Di dalam tubuh, keseimbangan diatur pada beberapa tempat yang terletak di perifer atau tepi, serta pada sentral atau pusat. Sistem keseimbangan perifer berada telinga, saraf tepi, dan batang otak. Sedangkan sistem keseimbangan sentral diatur oleh otak. 

“Saraf tepi merupakan semua saraf yang berada yang berada di luar otak dan tulang belakang, untuk menghubungkan saraf pusat ke berbagai organ tubuh seperti kaki, lengan, dan kulit.”

Segala penyakit yang memengaruhi sistem keseimbangan dapat menyebabkan vertigo. Misalnya seperti gangguan pada telinga bagian dalam, infeksi pada sistem keseimbangan, pendarahan, atau tumor. 

Selain sistem keseimbangan, mata, otot, dan persendian juga membantu menjaga keseimbangan. Gangguan pada ketiganya juga dapat menyebabkan vertigo.

 

Gejala vertigo

Serangan vertigo dapat bervariasi. Bisa berupa pusing ringan berdurasi sebentar, hingga yang dirasa sangat parah dan berlangsung lama. Rasanya seperti diayun-ayun atau ditarik-tarik ke satu arah. 

Jika Anda mengalami vertigo yang parah dan berdurasi lama, dapat dipastikan aktivitas harian akan terganggu karena Anda akan kesulitan dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Gejala-gejala vertigo lain yang biasanya muncul bersamaan dengan penyakit ini antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Gerakan mata tidak normal
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Mendengar dengungan di dalam telinga
  • Kehilangan pendengaran

 

Obat untuk mengatasi sakit kepala

Itu dia perbedaan sakit kepala biasa dan vertigo. Untuk menghindari sakit kepala maupun vertigo, Anda harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang tinggi garam dan MSG. 

Selain itu, jagalah pola tidur selalu berkualitas. Jika keluhan sakit kepala maupun vertigo tetap berlanjut atau kerap dirasakan secara intens, segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) atau dokter spesialis saraf.

Untuk menyembuhkan gejala sakit kepala, Anda bisa minum obat sakit kepala Neuralgin RX. Neuralgin RX merupakan obat dengan kandungan Methampyrone, Trimethylxanthine, Thiamin HCl, Pyridoxine HCl, dan Cyanocobalamin.

 

redakan sakit kepala dengan Neuralgin RX

 

Methampyrone bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri dengan cepat, serta menghilangkan gejala-gejala inflamasi. Sedangkan Trimethylxanthine dapat memperkuat efek analgetik atau penghilang rasa sakit, serta membuat penderita merasa lebih segar. 

Obat ini dapat digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, meredakan gejala dan tanda osteoarthritis, dan meredakan gejala dan tanda rheumatoid arthritis. 

Dalam penggunaan obat Neuralgin RX, harus sesuai dengan petunjuk dokter untuk menghindari penyalahgunaan. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat Neuralgin RX. 

Dapatkan segera Neuralgin RX dengan mudah setelah berkonsultasi dengan dokter di Apotik Mitrasana. Jangan lupa untuk menyertakan resep asli pada fitur chat, agar dicek oleh apoteker.

Dapatkan berbagai obat lainnya, susu anak, suplemen dan vitamin, serta alat kesehatan dengan mudah hanya di KALCare. Nikmati berbagai promo menarik serta kumpulkan point Reward untuk mendapatkan hadiah spesial bagi KALCare Family. 

 

Salam,

KALCare

 

Sumber:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3569937/apa-bedanya-sakit-kepala-biasa-dengan-vertigo