Hati-Hati, Ini Bahayanya Jika Berolahraga Terlalu Keras Tanpa Ditunjang Diet Sehat

Hati-Hati, Ini Bahayanya Jika Berolahraga Terlalu Keras Tanpa Ditunjang Diet Sehat

Jika ingin hidup sehat, jangan lupa olahraga secara rutin. Olahraga sendiri memang memiliki andil penting dalam menjaga kesehatan tubuh melalui latihan otot dan tulang yang berdampak pada peningkatan daya tahan tubuh. Tak mengherankan, olahraga menjadi bagian penting dalam cara hidup sehat. Tapi jika hanya berolahraga tanpa ditunjang dengan gaya hidup sehat, semua itu tidak akan banyak berarti. Bahkan meski Anda mengonsumsi suplemen tambahan seperti Blackmores untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, semua akan terlihat sia-sia. Olahraga lebih keras tidak akan memperbaiki keadaan. Karena jika Anda melakukannya, risiko sindrom RED akan semakin meningkat.

 

Mengenal Sindrom RED dan Dampaknya

Sebenarnya apa itu sindrom RED? RED merupakan kependekan dari Relative Energy Deficiency. Ini adalah gangguan kesehatan yang muncul akibat ketidakseimbangan antara energi yang dikeluarkan dengan asupan nutrisi yang masuk. Dalam hal ini, energi yang keluar jauh lebih besar dibandingkan dengan gizi yang diperoleh dari makanan sehari-hari.

 

Kondisi seperti ini akan mengganggu kinerja tubuh. Hingga akhirnya, berbagai jenis gangguan pun bermunculan. Beberapa gangguan akibat sindrom RED ini diantaranya adalah gangguan metabolisme, kehilangan massa otot, melemahnya daya tahan tubuh, osteoporosis, gangguan makan, rambut rontok, malnutrisi, terlambat menstruasi hingga yang terburuk penyakit jantung.

 

Sindrom RED bisa dialami oleh siapa pun. Akan tetapi risikonya lebih tinggi pada remaja dan wanita. Semua itu juga tidak lepas dari penerapan diet ketat yang umumnya lebih banyak dilakukan oleh kalangan remaja dan wanita.

 

Cara Mencegah RED

Sindrom RED memang identik dengan aktivitas olahraga yang intens dan keras. Tapi tidak semua olahraga seperti ini bisa memicu sindrom tersebut. Selama Anda mengimbanginya dengan makan makanan sehat seperti makanan tinggi protein, rendah lemak dan mengonsumsi karbohidrat kompleks, risiko sindrom ini bisa dihindari.

 

Konsumsi suplemen tambahan seperti Blackmores juga bisa menjadi jawaban untuk menekan risiko sindrom RED ini. Sayuran hijau dan buah-buahan juga harus ada dalam menu harian Anda. Satu hal yang pasti, makanan yang dikonsumsi haruslah lengkap dan seimbang. Namun jika Anda masih ingin mengonsumsi suplemen tambahan, pastikan untuk memilih yang berkualitas seperti suplemen Blackmores.

 

 

 

Salam,

KALBE Store