Benarkah Pare Baik untuk Penderita Gula Darah Tinggi?


Benarkah Pare Baik untuk Penderita Gula Darah Tinggi?

Benarkah Pare Baik untuk Penderita Gula Darah Tinggi?

Pare atau peria (dalam bahasa Inggris disebut bitter gourd) merupakan tanaman merambat berwarna hijau yang terkenal dengan rasa buahnya yang pahit, namun dipercaya memiliki manfaat bagi penyandang penyakit gula darah tinggi atau diabetes. Benarkah demikian?

Ternyata, klaim di atas memang tepat. Hal ini dikarenakan, pare memiliki kandungan senyawa insulin dan alkaloids yang disebut charantin, yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah, dan baik bagi penderita diabetes, khususnya tipe 2. Charantin, bersama dengan senyawa vicine dan polipeptida-P dalam pare, diketahui memiliki sifat antidiabetes. Ketiga senyawa ini dapat meningkatkan penyerapan glukosa dan sintesis glikogen pada hati, sel-sel otot, dan jaringan tubuh lainnya.

 

Senada dengan hal di atas, sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Australia, China, dan Jerman juga menemukan bahwa, terdapat 4 senyawa yang dapat mengaktifkan enzim dalam pare, yang dapat mengangkut glukosa dari darah ke dalam sel. Oleh karenanya, pare juga dapat memurnikan darah, dan menyembuhkan gangguan darah, seperti bisul atau gatal-gatal akibat keracunan darah. Serat tinggi pada pare juga dapat mencegah sembelit, dan menyembuhkan gangguan lambung dengan merangsang sekresi asam lambung, lho.

 

Nah, dengan menilik manfaat pare yang telah disebutkan di atas, bisa disimpulkan bahwa, konsumsi pare sebagai bagian dari menu diet sehat bisa membantu para penyandang penyakit gula darah tinggi. Tak hanya itu, ternyata pare juga dapat merangsang hati dalam proses eksresi cairan empedu yang penting untuk metabolisme lemak, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Jus pare yang dikonsumsi di pagi hari pun dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan infeksi.

 

Begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari pare, khususnya bagi penyandang penyakit gula darah tinggi atau diabetes. Sayangnya, karena rasanya yang pahit, terkadang tidak semua orang ingin mengkonsumsinya. Padahal, banyak lho, cara yang dapat dilakukan untuk menyiasati rasa pahit pare, agar lebih nikmat di lidah. Misalnya, dengan membuat tumisan pare yang dicampurkan dengan beberapa iris sayuran favorit bercitarasa manis seperti bawang, jagung muda, atau paprika hijau. Biasanya, ini menjadi cara pengolahan pare yang paling banyak diminati.

 

Selain itu, untuk mendapatkan manfaatnya, Anda juga dapat membuat sari pare, dan meminumnya sebanyak tiga kali sehari sampai kadar gula darah tinggi menjadi normal. Atau, gunakan biji pare dengan cara menyangrainya hingga kering, dan menghaluskannya, kemudian diseduh dengan air matang, dan diminum airnya.

 

Bukan cara yang sulit kan, karena pare sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Jadi, tidak ada salahnya mencoba menghidangkan pare dalam piring makanan Anda. Hasilnya, gula darah tinggi bisa dikurangi, dan kesehatan pun menjadi lebih baik.

 

 

 

Salam,

KALBE Store