Bayi Makan Es Krim, Bolehkah?

Bayi Makan Es Krim, Bolehkah?

Setelah bayi memasuki usia 6 bulan, Anda mulai memperkenalkan mereka berbagai jenis makanan dari macam-macam rasa dan tekstur. Walaupun tentu dalam memperkenalkan makanan baru, Anda harus memerhatikan makanan yang cocok sehingga tidak menimbulkan alergi pada Si Kecil. Salah satu makanan yang mungkin bisa Anda kenalkan kepada bayi adalah es krim. 

 

Mengenalkan es krim pada bayi

pemberian es krim perdana pada bayi

 

Memang menurut para ahli, sebaiknya es krim diberikan kepada anak di atas 12 bulan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan konsumsi es krim pada anak. Rata-rata es krim terbuat dari bahan susu sapi. Sehingga bagi bayi yang mengonsumsi ASI, pemberian es krim menjadi percobaan pertama baginya untuk menikmati susu sapi. 

 

Pemberian perdana ini perlu Anda awasi, untuk memastikan tidak ada reaksi susu atau laktosa, seperti diare, muntah, pembengkakan pada bibir dan mata, serta ruam kulit yang terjadi pada anak. 

 

Memberikan es krim dapat menyebabkan rasa kembung dan perubahan buang air besar pada bayi. Sehingga jika anak menjadi rewel setelah mengonsumsi es krim, dapat dikatakan makanan tersebut belum cocok untuk Si Kecil. Berikan es krim dengan porsi yang kecil, agar anak tidak terlalu banyak mengonsumsi es krim dibandingkan makanan lain yang lebih bernutrisi. 

 

Pemberian es krim pada bayi sebelum 12 bulan tidak direkomendasikan karena sistem pencernaan bayi yang belum cukup berkembang. Hal ini tentu dapat memengaruhi kesehatan pencernaan bayi Anda sehingga menyebabkan sakit perut. 

 

Es krim juga sebenarnya bukanlah jenis camilan yang sehat. Karena terdapat penggunaan gula tambahan, lemak, perasa, pewarna, dan pengawet buatan yang tidak sehat. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan komposisi es krim yang tertera pada kemasan atau labelnya. 

 

Pastikan Anda memilih es krim yang bebas madu dan gula tambahan. Walaupun manis, madu tidak aman diberikan kepada bayi sebelum usia 12 bulan karena terdapat risiko keracunan makanan yang disebut dengan botulisme. Sedangkan gula tambahan tidak baik bagi tumbuh kembang bayi serta menyebabkan kerusakan gigi pada Si Kecil.

 

Jenis es krim yang aman untuk bayi

jenis es krim untuk bayi

 

Saat memberikan es krim kepada bayi, pilih produk yang dipasteurisasi dan organik. Hindari es krim yang mengandung bahan alergen, seperti stroberi dan kacang. Pemberian es krim dengan potongan kacang juga memberi risiko tersedak pada bayi. 

 

Anda bisa menambahkan buah segar untuk menambah rasa dan manisnya secara alami. Caranya dengan memotong atau menghaluskan buah untuk menekan risiko bayi tersedak. Sebagai rekomendasi, Anda dapat memilih buah pisang, atau persik untuk dicampurkan dengan es krim. 

 

Jika Anda tidak dapat menemukan es krim yang dianggap cocok bagi Si Kecil, Anda bisa membuat es krim sendiri. Tentu membuat es krim sendiri di rumah lebih terjamin keamanan dan kesehatannya karena Anda yang memilih bahan dan mengolahnya sendiri. Caranya dengan mencampurkan segala jenis susu yang aman bagi bayi (termasuk ASI), lalu bahan tambahan seperti buah-buahan. 

 

Es krim perdana bayi sebaiknya memiliki tekstur kental, bukan yang padat dan beku. Terutama bagi bayi yang belum terbiasa mengonsumsi makanan beku, seperti potongan buah yang didinginkan.

 

Adakah manfaat es krim bagi bayi?

 

Rasa es krim yang manis dan dingin memang memberikan kenikmatan tersendiri saat dikonsumsi. Dari segi nutrisi, es krim memang dapat memberikan kalsium tambahan karena terbuat dari lemak susu utuh yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang. Kandungan kalsium di dalam es krim baik untuk membangun tulang dan kuat. Apalagi jika es krim terbuat dari bahan murni atau sedikit menggunakan bahan buatan, maka semakin sehat juga es krimnya. 

 

Sebaiknya es krim diberikan diluar atau setelah makanan utama Si Kecil ya. Hal ini untuk menghindari efek samping gula tambahan di dalamnya yang dapat membuat Si Kecil merasa kenyang. 

 

Nah, bagi Anda yang masih ragu dalam memberikan es krim untuk Si Kecil tidak apa-apa. Anda bisa mencoba memberikan yogurt beku terlebih dahulu sebagai percobaan awal sebelum memberikan es krim pada anak. Tetapi tetap pastikan yogurt tersebut terbuat dari bahan yang aman bagi Si Kecil ya!

 

Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi yang tepat dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil melalui Milna. Sebagai produk makanan bayi, Milna memastikan menggunakan ragam bahan makanan bernutrisi untuk menjaga kesehatan anak. Mulai dari MPASI, hingga camilan sehat untuk anak setiap hari.

Milna untuk membantu pemenuhan nutrisi bayi

 

Yuk dapatkan produk Milna dengan mudah hanya di KALCare. Dapatkan berbagai promo menarik serta point reward setiap pembelanjaan Milna di KALCare. Nikmati pula berbagai kreasi resep MPASI pada artikel serta informasi event menarik melalui WhatsApp dan Telegram KALCare.

 

Salam,

KALCare

 

Sumber:

Healthline.com, Ice Cream For Baby, https://www.healthline.com/health/baby/ice-cream-for-baby diakses pada 2 Juni 2021

Webmd.com, When Can a Baby Have Ice Cream https://www.webmd.com/baby/when-can-a-baby-have-ice-cream#1 diakses pada 2 Juni 2021