Bantu Anak Usia Sekolah Kelola Stresnya

Bantu Anak Usia Sekolah Kelola Stresnya

Memasuki usia sekolah, Si Kecil mulai banyak mengalami segala hal. Apalagi ia sudah mulai bersosialisasi secara rutin setiap harinya. Tak jarang juga, ia harus mencoba hal-hal baru di sekolah.

 

Stres mungkin timbul di benak anak ketika mengalami perubahan keadaan dari kebiasaan setiap harinya. Entah itu perubahan fisik atau mental. Dan, hati-hati karena sters bisa berakibat positif, bisa berakibat negatif.

 

Jika kadar stres yang dirasakan anak masih dalam batas wajar, biasanya akan berakibat positif. Anak malah akan termotivasi untuk bisa lebih produktif, gigih bekerja keras, bahkan mulai bisa bertoleransi.

 

Yang bahaya adalah ketika stres berakibat negatif. Tak jarang hal ini akan berdampak pada pertumbuhannya secara keseluruhan termasuk kesehatannya.

 

Bunda mungkin tidak selalu sadar tentang stres yang dialami anak. Maka dari itu, Bunda harus lebih sering mengajak ngobrol Si Kecil dan membantunya mengelila stres. Apalagi mental anak-anak masih belum matang dan persoalan kecil sudah bisa membuatnya stres.

 

Apa yang harus Bunda lakukan untuk membantunya mengelola stres agar berakibat positif? Berikut tips kami:

 

1. Bentuk lingkungan keluarga yang terbuka, penuh kasih sayang, dan jadilah Bunda yang selalu bisa diandalkan. Baik untuk berkeluh kesah maupun membantunya mengerjakan pekerjaan rumah.

 

2. Luangkan waktu untuk anak setiap hari lebih intens. Biasakan untuk mengobrol dari hati ke hati sebelum tidur malam atau membacakannya dongeng sebelum tidur.

 

3. Jangan halangi anak untuk mengungkapkan ekspresinya secara jujur. Jangan langsung bersikap keras ketika ia jujur akan suatu kesalahan.

 

4. Jadilah pendengar yang baik dan hindarkan mengkritiknya, serta hindarkan menyimpulkan masalah yang dialami terlalu cepat. Analisis dahulu mengenai apa yang dirasakan Si Kecil.

 

5. Ajarkan anak untuk tidak malu bertanya. Sebagaimana pepatah berkata, “Malu bertanya, sesat di jalan.”

 

6. Luangkan waktu untuk selalu berolahraga secara rutin setiap minggunya. Minimal pada Sabtu dan Minggu. Melakukan aktivitas bersama orang tua akan membuatnya lebih girang menjalani hari-hari ke depan.

 

7. Selalu penuhi gizinya dengan baik. Makanan berkarbohidrat, serat, protein, mineral, hingga susu. Kecukupan gizi akan membuatnya lebih kuat beraktivitas. Terutama memilih susu, tidak boleh sembarangan. Pastikan kandungan gizi menunjang kecerdasan otak dan kesehatannya, seperti pada susu Morinaga Chil School.

 

 

 

Salam,
KALBE Store