Bahaya Kekurangan Nutrisi Pada Bayi

Bahaya Kekurangan Nutrisi Pada Bayi

Indonesia memang masih lebih baik dibandingkan dengan negara-negara di Afrika di mana kelaparan sudah tak begitu lagi menjadi isu utama. Meski demikian, bukan berarti masalah kekurangan gizi tak lagi menjadi perhatian para ibu-ibu di Indonesia. Masalah seperti ini bisa saja dialami. Jika kekurangan nutrisi yang dialami semakin parah, bayi pun cenderung lebih rentan terkena penyakit. Pemberian ASI hingga MPASI bergizi menjadi salah satu solusi. Dengan cara tersebut, bahaya kekurangan nutrisi di bawah ini pun bisa ditekan.

 

Anemia

Penyakit akibat kekurangan vitamin B12 ini menyebabkan bayi terlihat lemah bahkan tidak bisa melakukan aktivitas. Bayi yang terkena anemia bisa diidentifikasi dari beberapa gejala yang menyertainya seperti kulit pucat, nafas pendek dan kerap menangis. Jika gangguan kesehatan ini tidak segera diatasi, hal ini bisa mengganggu pertumbuhannya. Anemia sendiri sebenarnya bisa dicegah sejak masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Pada bayi sendiri, pemberian MPASI yang kaya akan zat besi juga bisa mengatasi masalah ini.

 

Beri-Beri

Beri-beri adalah penyakit akibat kekurangan vitamin B1 dan menyerang saraf dan membuat bayi terlihat lemah. Bayi yang terkena penyakit ini biasanya akan terlihat lemah, mengalami gangguan pencernaan, gangguan otot dan terlihat kurus. Jika tidak diatasi, penyakit ini bisa merembet ke penyakit jantung. Pemberian vitamin B1 bisa menjadi solusi. Akan tetapi tentu akan jauh lebih baik jika si kecil diberikan MPASI yang kaya akan nutrisi, khususnya B1.

 

Rakitis

Rakitis bisa dialami oleh bayi yang kekurangan vitamin D. Akibat kekurangan vitamin inilah tubuh menjadi sulit menyerap kalsium. Gejala rakitis pada tulang ini meliputi rasa sakit pada tulang, pembengkakan tulang rusuk, tulang tengkorak terasa lembut, otot lemah dan terganggunya pertumbuhan kerangka tubuh.

 

Beberapa penyakit di atas hanya sebagian saja. Penyakit lain seperti pelagra, gondok, kwashiorkor dan marasmus juga bisa menyerang bayi yang kekurangan nutrisi. Memenuhi nutrisi menjadi penting untuk mencegah semua gangguan kesehatan tersebut. Melalui pemberian ASI dan MPASI yang memadai, bayi pun akan terhindar dari penyakit tersebut. Para orang tua juga bisa memberikan makanan pendamping seperti Milna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil dan memperkenalkannya dengan makanan selain ASI.

 

 

Salam,

KALBE Store