Bahan Alami Sebagai Obat Sakit Perut

Bahan Alami Sebagai Obat Sakit Perut

Berbagai bahan alami atau herbal yang disediakan oleh alam ternyata bisa menjadi obat sakit perut, terutama untuk membantu meredakan rasa nyeri di perut yang menyertai diare, lho. Apa saja kandungannya, dan bagaimana menggunakannya?

Oralit. Larutan oralit adalah cara paling sederhana dan dikenal oleh masyarakat kita untuk mengobati diare. Oralit mengandung natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat, dan natrium bikarbonat yang berfungsi untuk menggantikan elektrolit tubuh, atau cairan tubuh yang banyak hilang akibat diare. Oralit mudah didapatkan dalam bentuk obat kemasan bubuk. Namun, dalam kondisi darurat, Anda bisa kok, membuat larutan oralit sendiri di rumah. Caranya, campurkan dua sendok teh gula dan setengah sendok teh garam dapur ke dalam segelas air matang, lalu minumkan ke penderita diare. Mudah, kan?

 

Daun jambu biji. Siapa yang menyangka, daun ini ternyata kaya kandungan antioksidan jenis carotenoids dan anthocyanins, serta flavonoids. Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah Spanyol pada 2008 menemukan bahwa, daun jambu biji juga mengandung antibiotik alami yang mampu membasmi patogen-patogen yang menyebabkan diare. Meracik sendiri obat sakit perut dan diare dari jambu biji ini mudah saja, Anda dapat meminum air rebusan daun jambu biji yang telah dibersihkan sebelumnya, atau lengkapi persediaan obat herbal di rumah dengan membeli ekstrak daun jambu biji atau guava leaf tea dalam bentuk teh celup atau bubuk.

 

Kunyit. Kunyit memiliki kandungan antiseptik alami yang tak hanya membasmi bakteri merugikan penyebab diare di usus, namun juga berfungsi untuk menyeimbangkan kadar cairan di dalam saluran cerna. Meredakan diare dengan kunyit caranya hampir mirip dengan penggunaan kunyit untuk maag, yakni dengan meminum rebusan air kunyit yang telah dibersihkan sebelumnya. Atau, Anda juga bisa memarut kunyit dan meminum air perasan dari hasil parutan tersebut.

 

Jahe merah. Penggunaan jahe sebagai bahan obat sakit perut telah dikenal sejak lama. Kandungan gingerol pada jahe telah terbukti secara ilmiah dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Nah, khusus untuk diare, ada baiknya Anda menggunakan jahe merah, karena jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri (essential oil) yang paling tinggi. Untuk meredakan diare, kupas dan cuci bersih jahe merah dengan bawang putih, lalu campur dengan air matang, dan di-blender untuk dijadikan jus. Selain itu, Anda juga bisa menumbuk jahe merah segar dengan merica hitam, kemudian diseduh dengan air hangat, dan diminum dua kali sehari.

 

 

 

Salam,

KALCare