Apa Itu Kolostrum Nutrisi Tersembunyi di Balik Air Susu Ibu

Apa Itu Kolostrum Nutrisi Tersembunyi di Balik Air Susu Ibu

Kolostrum adalah zat yang dikeluarkan oleh kelenjar air susu ibu pada tahap akhir masa kehamilan. Zat ini akan terkandung dalam ASI yang ibu keluarkan setelah persalinan hingga memasuki hari ke-7 pasca kelahiran bayi. Kolostrum sangat baik bagi bayi, karena pencernaan bayi yang belum sempurna, sehingga membutuhkan makanan dalam bentuk konsentrat, dengan ciri-ciri jumlah volume sedikit, namun kaya akan gizi.

 

Kolostrum mengandung immunoglobulin, rantai anti-microbial, serta molekul bioaktif lain yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Begitu pentingnya kolostrum bagi bayi, maka segera setelah persalinan, segeralah berikan ASI pada bayi, dan jangan menundanya, karena seperti yang diungkapkan di atas, persediaan dan pengeluaran kolostrum sangat terbatas, dan hanya bisa dinikmati oleh bayi Anda selama maksimal satu minggu saja.

 

Hal penting lain yang perlu Anda ingat adalah, zat kolostrum hanya terdapat dalam ASI. Banyak produsen susu yang mencoba mengimitasi zat ini, namun belum berhasil menciptakan zat serupa yang memiliki manfaat sama dengannya. Adapun manfaat kolostrum bagi bayi adalah, untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme selama bayi masih berada dalam kandungan, mengurangi zat bilirubin yang berlebihan – yang dapat menyebabkan ‘bayi kuning’, membentuk sistem kekebalan tubuh pada bayi, menyempurnakan pertumbuhan dan perkembangan bayi hingga dewasa, menambah jumlah sel darah putih untuk melawan bakteri dan virus dalam tubuh bayi, menghindari bayi dari penyakit diare, melindungi mata, dan mengurangi risiko infeksi pada bayi. Semuanya itu, karena kolostrum mengandung banyak vitamin dan mineral, termasuk vitamin A dan E. Tak hanya itu, kolostrum juga diyakini dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan organ vital bayi.

 

Begitu banyaknya manfaat kolostrum bagi bayi, sehingga sebaiknya Anda tidak lagi menunda untuk memberikan air susu ibu pasca persalinan. Ibu tidak perlu khawatir jika jumlah kolostrum pada awal menyusui sedikit jumlahnya, karena hal tersebut disesuaikan secara alami dengan kebutuhan bayi.

 

Kesimpulannya adalah, kolostrum – zat mengagumkan yang terkandung pada air susu ibu – dapat mendukung pertumbuhan fisik yang sehat dan kuat sepanjang hidup bayi hingga ia beranjak dewasa, sekaligus mengurangi risiko terserang berbagai penyakit, termasuk gangguan pernapasan dan pencernaan.

 

Kini, tidak ada alasan lagi kan, bagi ibu untuk menunda pemberian ASI? Berikanlah air susu ibu segera setelah persalinan, karena produksi kolostrum tidak didapatkan dalam jangka waktu yang cukup lama, namun esensinya sangat dibutuhkan oleh buah hati tercinta Anda.

 

Salam,

KALBE e-Store