10 Tips Manajemen ASI yang Baik Bagi Ibu Bekerja

10 Tips Manajemen ASI yang Baik Bagi Ibu Bekerja

Saat ini, banyak perempuan yang memutuskan untuk bekerja bahkan saat sudah berkeluarga hingga memiliki buah hati. Tidak jarang aktivitas baru sebagai seorang ibu menuntut Anda melakukan manajemen ASI yang baik.

Tentunya hal ini penting agar Anda dapat memberikan nutrisi terbaik untuk Si Kecil sekaligus mempertahankan karir.

Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu

Jika selama cuti Anda dapat memberikan ASI eksklusif secara langsung dari puting, kini ibu perlu alat bantu pompa ASI karena bekerja. 

Selain itu perlu juga membagi waktu yang tepat untuk bekerja dan menyediakan stok ASI untuk Si Kecil di rumah. 

Lalu bagaimana cara yang baik untuk manajemen laktasi? Yuk simak tips berikut ini agar Anda bisa manajemen ASIP walaupun sudah mulai bekerja.

1. Siapkan dan pelajari peralatan ASI perah

Selain pemulihan dan mengurus anak, Anda perlu belajar menggunakan alat pompa ASI saat masih cuti. 

Hal ini membantu Anda agar tidak kagok dengan penggunaan pompa, serta aturan lain dalam menyimpan ASI perah. Misalnya seperti wadah penyimpan ASI, cooler, dan sterilizer.

Baca juga: Agar ASI Lancar, Konsumsi Makanan Berikut saat Hamil

2. Menyiapkan stok ASI di rumah

Manajemen ASI perah yang selanjutnya adalah menyimpan ASI di dalam lemari es. 

Jangan lupa untuk memberikan tanggal dan jam saat ASI diperah untuk memastikannya tidak basi.

manajemen asi perah

3. Beri pengarahan kepada suami atau pengasuh anak

Sebelum bekerja, penting juga memastikan suami, kerabat, atau pengasuh anak untuk mengetahui waktu dan cara yang tepat dalam memberikan ASI

Percobaan ini juga perlu dilakukan untuk memastikan anak mau minum ASI yang tidak diberikan Anda secara langsung.

4. Komunikasikan dengan atasan mengenai kondisi Anda

Saat mulai bekerja, cobalah berbicara dengan atasan mengenai kebutuhan Anda dalam memerah ASI. 

Sebab Anda membutuhkan waktu istirahat 15-20 menit setiap jam untuk memerah ASI. 

Selain itu, tanyakan ruangan yang bisa Anda pakai untuk memompa ASI. Pastikan ruangan tersebut menjaga privasi Anda serta bersih.

5. Siapkan pompa ASIP untuk di kantor

Agar memudahkan proses memerah ASI di kantor, Anda disarankan menggunakan kemeja. 

Siapkan juga tas thermal untuk menyimpan ASIP dan foto Si Kecil untuk memudahkan proses pumping

Selain itu, Anda juga perlu mengelola stres karena berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas ASI.

manajemen asi perah

6. Cari tempat yang aman dan bersih saat membawa bayi ke kantor

Jika Anda terpaksa membawa bayi bekerja, pastikan lingkungan kantor bersih dan aman untuk bayi.

 Hindari menyusui bayi di toilet atau kamar mandi kantor karena tidak terjamin kebersihannya.

7. Tetap menyusui secara langsung

Ikatan terbaik antara ibu dan anak terjadi pada saat menyusui. Maka itu jangan lewatkan kesempatan menyusui bayi secara langsung. 

Anda dapat melakukannya pada pagi hari sebelum berangkat kerja dan pada malam hari.

8. Minum setidaknya 8 gelas per hari

Jumlah cairan tubuh berpengaruh pada jumlah ASI. Ibu yang sedang menyusui sebaiknya minum banyak air, supaya suplai ASI untuk si kecil terpenuhi. 

Oleh karena itu Anda sebaiknya minum minimal 8 gelas per hari. Pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air mineral, ya. 

Hindari minum minuman manis yang dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan penyakit kronis lainnya. 

9. Menjaga asupan nutrisi

Penting bagi ibu yang menyusui untuk memperhatikan asupan nutrisi harian. Konsumsi makanan yang bergizi baik bagi tubuh Anda atau ASI. 

Ibu menyusui biasanya membutuhkan nutrisi yang lebih dari perempuan yang tidak menyusui. Hal ini karena ibu harus berbagai nutrisi dengan si kecil melalui ASI. 

Nah, supaya terpenuhi dengan baik, ibu juga bisa mengonsumsi suplemen, multivitamin, hingga susu khusus menyusui

manajemen asi perah

10. Merawat payudara

Manajemen ASIP ibu bekerja yang terakhir adalah menjaga agar payudara tidak sakit selama menyusui atau dipompa. 

Jika payudara sakit, Anda bisa kompres menggunakan handuk yang telah direndam air hangat.

Atau Anda bisa pijat perlahan menggunakan minyak zaitun dan banyak mengonsumsi minuman hangat. Cara tersebut akan membantu memulihkan jaringan pada payudara.

Dengan manajemen ASI yang baik, nutrisi si kecil pun akan terpenuhi dengan maksimal. 

Baca juga: Perawatan Payudara Ibu Menyusui

 

Direview oleh: dr. Isman Sandira

Penulis: Chamilla Maria | Editor: Nimas Mita

 

Sumber: