5 Penyebab Bayi Susah Makan

5 Penyebab Bayi Susah Makan

Memberi makan bayi memang bukan hal yang mudah. Karena ibu perlu memperhatikan kandungan gizi dari MPASI, tekstur dan bahan makanan yang sesuai usia, hingga mencegah  reaksi alergi yang mungkin muncul. Namun, terkadang Si Kecil menolak makan karena alasan yang tidak Anda mengerti. 

 

 

 

 

 

 

Si Kecil yang kehilangan nafsu makan pasti membuat Anda bingung. Ditambah anak yang belum dapat berbicara sehingga tidak bisa memberikan alasannya menolak makanan. Maka perlu Ibu tahu alasan anak menolak makanan berikut ini.

 

1. Pertumbuhan bayi

 

Memang sangat normal jika nafsu makan bayi berkurang ketika usianya sekitar 16 bulan. Karena pada usia 16 bulan, anak lebih tertarik untuk melakukan eksplorasi dari aktivitas-aktivitas yang baru bisa dilakukannya. Sehingga perhatiannya menjadi teralihkan.  Anda sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir jika porsi makan anak lebih sedikit dibanding saat Si Kecil masih berusia 12 bulan. Sebab Ibu bisa mengoptimalkan kebutuhan kalori pada usia 6-12 bulan yang merupakan masa emas pertumbuhan anak.

 

2. Tumbuh gigi

 

Apa hubungannya tumbuh gigi dengan nafsu makan? Tentu saja karena pertumbuhan gigi menimbulkan rasa nyeri pada Si Kecil. Rasa nyeri di gusi anak biasanya akan bertambah ketika makan langsung atau minum dari botol. Jadi wajar saja kalau Si Kecil merasa tidak nyaman makan saat tumbuh gigi. Tidak hanya nyeri, gusi Si Kecil akan bengkak sehingga semakin menurunkan nafsu makan. Ibu tidak perlu khawatir karena nyeri akibat tumbuh gigi yang dirasakan buah hati hanya sementara, kira-kira dalam jangka waktu dua minggu. 

 

3. Sakit tenggorokan

 

Anak bayi juga bisa kehilangan nafsu makan ketika sedang radang tenggorokan. Radang tenggorokan ini disebabkan oleh infeksi virus. Jika radang disertai dengan demam dan pembengkakan kelenjar, sebaiknya langsung membawa Si Kecil ke dokter. Tujuannya, selain melawan infeksi, dokter akan memberikan pengobatan yang dapat membantu mengatasi masalah susah makan agar proses penyembuhan sakit tenggorokan lebih optimal.

 

4. Penyesuaian dengan makanan

 

Selama 6 bulan pertama kehidupannya, Si Kecil hanya minum ASI. Namun, saat ia baru mulai menikmati MPASI, tubuh Si Kecil perlu waktu untuk menyesuaikan sehingga wajar memerlukan proses dan waktu yang lumayan lama. Untuk mengurangi hal itu, maka Anda bisa mengenalkan beberapa makanan baru sedikit demi sedikit, hingga tubuh Si Kecil mulai menerima makanan tersebut.

 

5. Kesehatan menurun.

 

Infeksi bakteri dan virus juga bisa menyebabkan anak kurang nafsu makan. Kondisi seperti infeksi telinga, infeksi paru-paru, dan flu, bisa meningkatkan detak jantung anak hingga menyebabkan nyeri. Hal ini mungkin mempengaruhi nafsu makan bayi.

 

Adanya penyakit sembelit atau konstipasi juga menyebabkan Si Kecil susah makan. Selain konstipasi, intoleransi makanan bisa menyebabkan bayi kehilangan nafsu makan. Contohnya intoleransi telur, susu, susu kedelai, dan kacang. Semua itu bisa menyebabkan anak gatal, mual, diare, dan tentu saja kehilangan nafsu makan. Jika Anda mulai melihat reaksi alergi pada Si Kecil, maka konsultasikan dengan dokter anak.

 

Dan perlu Anda ketahui, ternyata penyakit anemia pada Si Kecil dapat menyebabkan anak kehilangan nafsu makan. Biasanya bayi yang anemia akan terlihat lemah dan mudah lelah. Jika Anda menemukan tanda-tanda bayi anemia, maka konsultasikan dengan dokter anak. Selain itu, jangan lupa berikan menu MPASI pada Si Kecil yang kaya akan kandungan zat besi.

 

Itulah penyebab Si Kecil susah makan. Jika Anda ingin membuat Si Kecil nafsu makan, bisa menggunakan cara salah satunya dengan menghaluskan makanan. Karena salah satu alasan bayi susah makan adalah tekstur yang terlalu keras. Untuk itu, cobalah untuk menghaluskan makanan bayi dengan menambahkan susu atau air putih. Anda juga bisa memilih Milna sebagai menu makanan Si Kecil. Sebab Milna diformulasikan dari campuran sayur, buah, dan daging yang memberikan nutrisi lengkap. Selain itu Milna juga mudah untuk dihaluskan serta tekstur yang disesuaikan dengan usia sehingga Si Kecil mudah untuk makan MPASI.

 

 

 

Milna, MPASI instan yang terbukti dapat menambah berat badan anakkreasi MPASI dengan Milna Bubur Daging Kacang Polong

 

 

 

Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera dapatkan MPASI instan dan makanan berkualitas Milna di sini. Temukan juga produk MPASI berkualitas Milna lainnya karena KALBE Store menjual makanan bayi, cemilan sehat untuk anak terbaik online.

 

Mari dukung tumbuh kembang optimal Si Kecil bersama Milna! 

 

 

Salam,

 

KALCare

 

Sumber:

 

popmama.com