5 Penyakit Kardiovaskular Tertinggi di Indonesia


5 Penyakit Kardiovaskular Tertinggi di Indonesia

5 Penyakit Kardiovaskular Tertinggi di Indonesia

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Bahkan menurut World Health Organization atau WHO, penyakit ini merenggut sekitar 17 juta jiwa setiap tahunnya sehingga dinobatkan sebagai urutan pertama penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. 

 

daftar 5 penyakit kardiovaskular tertinggi di Indonesia

 

 

Di Indonesia sendiri, angka kejadian penyakit kardiovaskular semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, setidaknya 15 dari 1000 orang, atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung. Penyakit ini juga paling sering menyerang kelompok usia produktif. Berikut ini merupakan 5 daftar penyakit kardiovaskular tertinggi yang terjadi di Indonesia.

 

1. Hipertensi

 

hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular tertinggi di Indonesia

 

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak diderita oleh masyarakat menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Yang paling membahayakan dari penyakit hipertensi dengan komplikasi. Beberapa faktor yang memengaruhi risiko hipertensi adalah merokok, peningkatan tekanan darah sistolik, peningkatan kadar gula darah serta IMT tinggi. Sayangnya, banyak sekali masyarakat yang sebenarnya mengalami hipertensi namun tidak mengetahuinya. Itulah yang membuat hipertensi disebut sebagai silent killer karena pasien baru mengalami gejala jika sudah terjadi komplikasi.

 

2. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner merupakan gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner. Akibatnya pasokan darah ke jantung menjadi berkurang. Penyakit ini secara klinis ditandai dengan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada. Misalnya seperti merasa tertekan ketika sedang melakukan pekerjaan yang berat ataupun saat berjalan terburu-buru serta jauh. Kondisi jantung koroner yang tidak segera ditangani akan menyebabkan serangan jantung, aritmia, dan gagal jantung.

 

3. Stroke

Stroke merupakan penyakit yang terjadi akibat pasokan darah menuju otak terganggu akibat adanya sumbatan atau pembuluh darah yang pecah. Kondisi kekurangan darah pada otak membuat asupan oksigen serta nutrisi pada otak. Lebih lanjut, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel di dalam otak. Faktor risiko utama dari penyakit stroke paling umum adalah hipertensi. Hal ini diakibatkan hipertensi merusak elastisitas pembuluh darah di otak, sehingga dinding pembuluh darah menebal dan mempermudah terbentuknya plak.

 

4. Aritmia

Aritmia merupakan kondisi ketika jantung memiliki detak atau ritme yang tidak normal seperti terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur. Aritmia dapat terjadi ketika sinyal listrik yang bertugas mengatur koordinasi detak jantung tidak berfungsi dengan baik. Kondisi aritmia beberapa tidak berbahaya, namun ada juga yang menimbulkan gejala serius. Terdapat faktor internal dan eksternal yang menyebabkan gangguan irama jantung. Faktor internal seperti genetik atau usia, sedangkan eksternal meliputi hipertensi, hipertiroidisme, dan penyakit jantung.

 

5. Gagal jantung

 

banyaknya penderita gagal jantung di Tanah Air

 

Gagal jantung merupakan kondisi saat pompa jantung melemah, sehingga tidak mampu mengalirkan darah yang cukup ke seluruh tubuh. Gagal jantung dapat disebabkan oleh hipertensi, anemia, dan penyakit jantung. Untuk gejalanya sendiri, gagal jantung dapat ditandai dengan sesak napas, cepat lelah, serta pembengkakan pada tungkai dan pergelangan kaki. Gejala ini dapat berkembang secara bertahap atau terjadi secara tiba-tiba.

 

Berdasarkan data tingginya penyakit kardiovaskular di Indonesia, tentu menjadi tantangan sendiri bagi Anda dan masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Untuk itu, diharapkan Anda melakukan pola hidup sehat seperti tidak merokok, mengurangi makanan berlemak, hingga rajin berolahraga. Bila perlu, Anda dapat mengonsumsi suplemen Blackmores Odourless Fish Oil untuk menjaga kesehatan jantung dan kardiovaskular. Yuk dapatkan Blackmores Odourless Fish Oil dengan mudah di sini untuk mendukung peringatan Hari Jantung Dunia terutama di masa pandemi covid-19.

 

cegah penyakit kardiovaskular dengan Blackmores Odourless Fish Oil

 

Salam,

KALCare

 

Sumber:

http://www.inaheart.org/news_and_events/news/2019/9/26/press_release_world_heart_day_perki_2019

https://www.kemkes.go.id/article/view/19051700002/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat.html