4 Tipe Diet yang Tidak Sehat

4 Tipe Diet yang Tidak Sehat

Wanita mana yang tidak ingin mendapatkan tubuh berlekuk seksi bak supermodel yang biasa wara-wiri di atas catwalk? Tak hanya kaum Hawa, kaum Adam pun semakin peduli terhadap bentuk dan tampilan tubuhnya, hingga semakin banyak pula pria yang mulai menerapkan berbagai pola diet demi mendapatkan tubuh yang ideal.

 

Memang, selain olahraga, diet juga sering dipilih untuk menjadi jawaban atas harapan dan keinginan banyak orang atas tubuh yang ideal. Ada banyak sekali tipe diet yang banyak dijalankan di seluruh dunia. Meskipun semua pengikutnya mengklaim bahwa pola diet yang mereka geluti adalah yang paling efektif dan memberikan hasil terbaik, namun pada kenyataannya ada beberapa pola diet yang sebenarnya tidak sehat, dan kalaupun memberikan hasil yang diinginkan dalam waktu instan, biasanya hasilnya tidak akan bertahan secara permanen, sebaliknya bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.

 

Jadi, jenis diet apa saja sih yang sebaiknya Anda hindari? Berikut ini, kami cantumkan 4 pola diet yang tidak sehat yang sebaiknya tidak Anda lakukan.

 

Starvation Diet

Sesuai dengan namanya, diet ini “memaksa” Anda untuk menghindari makan sampai Anda merasa benar-benar lapar. Meski pada awalnya Anda akan kehilangan berat badan secara drastis dan instan, namun Anda berpotensi mengalami kekurangan zat-zat gizi esensial yang diperlukan tubuh. Hal ini menyebabkan Anda mudah lelah, kekurangan gairah dan dorongan seks, sulit tidur atau insomnia, sulit berkonsentrasi, mudah gelisah, dan depresi.

 

Master Cleanse Diet

Jangan salah, pola diet yang satu ini banyak diadopsi oleh para selebriti kelas dunia lho. Tengok saja penyanyi cantik, Beyonce. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku menjalankan pola diet yang juga dikenal dengan nama Lemonade Diet atau Maple Syrup Diet ini demi tampil maksimal dalam salah satu film musikal yang dibintanginya. Bagaimana pola diet ini dijalankan? Mudah saja, Anda cukup minum campuran sirup maple dengan air, jus lemon, dan lada merah selama 10-40 hari. Amankah? Yah, sebenarnya keamanan pola diet ini masih dalam proses perdebatan. Namun, disinyalir bahwa pola diet ini bisa memicu berbagai gangguan fisik, seperti diare, sakit kepala, dan mual, serta gangguan psikis, seperti membuat Anda mudah marah.

 

Low Calorie Liquid Diet

Seperti yang sudah kami utarakan di atas, diet kini bukan lagi eksklusif bagi kaum Hawa saja, namun juga sudah mulai dilakukan oleh kaum Adam. Bahkan, rapper kondang 50 Cent pun pernah mengakui bahwa ia menjalani pola diet, yakni Low-Calorie Liquid Diet. Tak tanggung-atnggu, hanya waktu sembilan minggu, ia mampu menyusutkan bobot tubuhnya hingga 27 kg dengan menjalani pola diet ini. Diet ini dijalankan dengan meminum jus, kaldu atau susu protein, serta melakukan treadmill selama tiga jam sehari. Tujuannya untuk memaksa tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Namun, ada bahaya di balik pola diet ini, karena pada praktiknya bukan hanya lemak yang dijadikan bahan bakar, tetapi juga jaringan sel organ tubuh.

 

Energy Drink Diet

Apakah Anda pernah mendengar berita tentang seorang wanita di Selandia Baru yang berusaha menurunkan berat badannya pasca melahirkan dengan menggunakan pola diet bernama Energy Drink Diet? Selama delapan bulan, wanita ini terus meminum belasan botol minuman berenergi tanpa mengonsumsi makanan apapun. Hasilnya? Dia terkena serangan jantung, mudah panik dan sering kram. Bahaya sekali, bukan?

 

Sebenarnya, jika Anda ingin menurunkan bobot tubuh dengan hasil yang lebih permanen, yang harus Anda lakukan adalah dengan mengadopsi pola makan yang sehat, sertai dibarengi dengan olahraga secara teratur minimal tiga kali seminggu. Selain itu, pilih kudapan ringan yang lebih sehat, seperti Fitbar yang hanya mengandung 110 kalori. Dengan rasa yang enak, Fruits, Nuts dan Chocolate, Fitbar siap menjadi snack sehat bergizi untuk membantu Anda mencapai tubuh ideal yang diidamkan.

 

 

 

Salam,

KALBE e-Store