15 Tips Memandikan Bayi


15 Tips Memandikan Bayi

15 Tips Memandikan Bayi

Orang tua yang baru saja memiliki anak pertama seringkali dihadapkan pada berbagai kecemasan ketika harus memandikan bayinya untuk pertama kali. Padahal, jika dilakukan dengan tepat, memandikan si kecil bisa menjadi salah satu momen intim berharga yang dijalani bersama anak lho.

 

Untuk mengenyahkan segala kecemasan dan kekhawatiran para orang tua yang belum terbiasa memandikan buah hatinya, berikut kami sajikan 15 tips yang akan membuat momen memandikan anak menjadi menyenangkan.

 

15 Tips Memandikan Anak menjadi Menyenangkan 
1. Persiapkan semua keperluan mandi si kecil, seperti bak mandi, sabun dan sampo bayi, waslap, serta handuk bayi. Jika ada keperluan mandi si kecil yang terlupa dan Anda perlu mengambilnya, pastikan Anda membawa serta si kecil. Jangan biarkan ia berada di area mandi seorang diri tanpa pengawasan Anda, walau hanya beberapa saat saja.

 

2. Persiapkan juga baju ganti yang akan dikenakan si kecil setelah mandi. Lebih baik jika Anda menatanya sesuai dengan urutan pemakaian, misalnya paling bawah bedong, baju tebal, popok, baju tipis, gurita.
3. Periksa suhu air sebelum Anda mulai memandikan si kecil. Karena kulit bayi lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa, sebaiknya ia dimandikan dengan air bersuhu hangat. Idealnya, suhu air mandi si kecil adalah 36-37 derajat Celcius. Dengan begitu, si kecil akan merasa lebih nyaman, dan karena suhu airnya tidak jauh berbeda dengan suhu tubuhnya, ia pun tidak mudah merasa kedinginan. Cara mudah untuk mengetahui apakah suhu air mandi si kecil sudah tepat adalah dengan mencelupkan siku atau pergelangan tangan Anda ke dalam bak mandi. Jika air tidak terasa terlalu panas, ataupun terlalu dingin, maka berarti airnya sudah cukup aman untuk bayi Anda.

4. Pilihlah tempat mandi yang hangat, dan hindari tempat mandi yang banyak angin, agar si kecil tidak merasa kedinginan.

5. Jangan terlalu sering memandikan bayi dengan sabun berbusa, karena sabun berbusa biasanya mengandung detergen dalam jumlah tinggi, sehingga kurang baik untuk kulit bayi yang masih sensitif. Sebaiknya, pilih sabun bayi yang aman, dan mengandung vitamin E. Anda juga sebaiknya menghindari penggunaan sabun anti bakteri atau antiseptik, karena sabun jenis ini biasanya bersifat iritan, dan kurang baik untuk kulit bayi Anda.

6. Sebaiknya, Anda memandikan si kecil sebelum ia makan atau menyusui, supaya si kecil bisa menikmati waktu mandinya tanpa risiko muntah. Jika Anda ingin memandikan si kecil setelah ia makan, sebaiknya Anda beri jeda waktu sekitar sepuluh menit, atau setelah ia bersendawa.

7. Setelah semua perlengkapan mandi siap, baringkan si kecil di atas perlak, dan lepaskan pakaiannya satu per satu secara perlahan. Jika si kecil mengompol atau BAB, pastikan Anda membersihkannya terlebih dulu sebelum mulai memandikannya.

8. Awali dengan membasuh seluruh wajahnya, termasuk telinganya, menggunakan waslap yang telah dicelupkan air hangat dan diperas. Anda tidak perlu menggunakan sabun untuk tahap ini.

9. Sabuni tubuh si kecil, mulai dari dada, lipatan leher, ketiak, paha, tangan, kaki, hingga lipatan paha, dan pantat. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan tubuh anak Anda dengan menyangga tubuhnya, dan pegang erat ketiaknya dengan salah satu tangan Anda, sementara tangan yang lain dapat Anda gunakan untuk mulai menyabuni punggungnya.

10. Untuk area kelamin, bersihkan dari arah depan ke belakang. Jika bayi Anda laki-laki dan belum disunat, Anda cukup membersihkan bagian luarnya saja, tidak perlu menarik ujungnya. Begitupun jika ia sudah disunat, jangan lupa membersihkan bagian bawah buah zakarnya.

11. Untuk membersihkan rambutnya, tuangkan sedikit sampo di atas waslap, dan gosok hingga berbusa, baru kemudian Anda usapkan secara perlahan pada kepala si kecil. Setelahnya, bersihkan waslap, dan usap lembut kepala bayi Anda sampai tak ada busa yang tersisa.

12. Setelah semua busa dan sabun terbilas, keringkan tubuh bayi Anda dengan menggunakan handuk lembut dan bersih. Pastikan seluruh bagian tubuh anak Anda telah kering, terutama bagian lipatan-lipatan tubuh. Setelah itu, baringkan anak di atas susunan pakaiannya.

13. Jika bayi Anda belum lepas tali pusatnya, pastikan Anda memberikan perhatian ekstra. Jika ada kotoran atau kerak pada bagian dalam atau sisi-sisi tali pusatnya, bersihkan dengan menggunakan cotton buds yang telah dibasahi dengan alcohol 70%.

14. Agar si kecil lebih nyaman, Anda boleh membauri bagian perut dan dadanya dengan minyak telon. Anda juga bisa membubuhinya dengan bedak. Sementara itu, untuk lipatan-lipatan tubuhnya, pastikan Anda membubuhi krim guna mencegah kulitnya menjadi kering.

15. Setelah ia selesai mengenakan baju, bersihkan kembali mata, hidung dan telinganya. Pada bagian mata, usapkan kapas yang telah direndam air matang dengan lembut dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata. Sementara itu, untuk hidung dan telinganya, bisa Anda bersihkan dengan menggunakan cotton bud. Jangan memasukkan cotton buds terlalu dalam ke dalam lubang telinganya. Cukup bersihkan sisi-sisi luarnya saja.

 

Perlu diingat, seberapa sering anak dimandikan setiap hari mungkin dapat berbeda-beda, tergantung pada pilihan orang tua. Namun, mengingat anak tinggal di Indonesia yang beriklim tropis, sebaiknya anak dimandikan dua kali sehari, terutama untuk anak yang telah berusia di atas 6 bulan, dan sudah mulai banyak bergerak, dan mengeluarkan banyak keringat.

 

Salam,

KALBE e-Store