15 Buah dengan Kandungan Antioksidan Tinggi yang Mudah Anda Jumpai

15 Buah dengan Kandungan Antioksidan Tinggi yang Mudah Anda Jumpai

Ada begitu banyak manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh manusia. Menangkal efek radikal bebas hanyalah salah satunya. Masih ada manfaat lain yang bisa diperoleh darinya. Khusus

Ada begitu banyak manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh manusia. Menangkal efek radikal bebas hanyalah salah satunya. Masih ada manfaat lain yang bisa diperoleh darinya.

Tertarik untuk merasakan semua manfaat tersebut? Berikut ini adalah 15 buah yang mengandung antioksidan terbaik yang bisa Anda jumpai dengan mudah.

1. Pepaya

Buah pepaya mengandung vitamin C yang sangat tinggi serta nutrisi penting lainnya seperti vitamin E, provitamin A, asam folat, kalium, pektin, polifenol, beta karoten dan karotenoid.

Dengan kandungan vitamin C karotenoid, buah pepaya mampu mencegah penyumbatan darah. Dan dengan vitamin C, vitamin E dan beta karoten, perlindungan akan kanker usus besar dan degenerasi makula mata bisa diperoleh.

Selain itu, likopen yang terkandung dalam buah ini mampu mencegah penyakit jantung dan beberapa kanker. Menariknya, kadar likopen yang rendah diasosiasikan dengan kematian dalam berbagai kasus.

2. Semangka

Siapa yang bisa menolak, buah semangka yang dingin dan yang tinggi kandungan airnya di hari yang panas? Apalagi, buah ini juga memiliki serat, vitamin C, provitamin A dan banyak antioksidan yang berperan sebagai anti peradangan, melindungi sel saraf dan menyehatkan organ hati.

Fakta lainnya, semangka sangat kaya akan asam amino l-citrulline. L-citrulline dibutuhkan dalam sintesis nitrit oksida yang penting untuk pelebaran pembuluh darah dan metabolisme tubuh lainnya. Hal itulah yang menyebabkan semangka dapat efektif menurunkan tekanan darah tinggi.

Semangka juga mengandung antioksidan jenis likopen, bahkan 1 cup semangka memiliki jumlah likopen yang lebih banyak dibandingkan tomat.

3. Mangga

Buah mangga juga mengandung antioksidan yang tidak kalah tinggi dengan 2 buah sebelumnya. Kandungan nutrisinya terbilang melimpah. Ada Vitamin A, C, dan beberapa antioksidan seperti quercetin, ellagic acid, dan gallic acid yang semuanya bisa Anda peroleh cukup dengan mengonsumsi buah yang satu ini.

Mangga juga kaya akan serat pangan yang bisa mengatasi konstipasi dan mempercepat pergerakan usus pada saluran pencernaan. Dengan memakan 300 gram mangga sehari dapat membantu melancarkan frekuensi buang air besar dan mengurangi peradangan dalam saluran pencernaan.

Baca juga: Manfaat Buah Mangga bagi Kesehatan Tubuh

4. Alpukat

Buah yang punya tekstur creamy ini tidak hanya lezat, tapi juga punya kandungan gizi yang baik seperti serat pangan, lemak baik, kalium, magnesium, asam folat, dan vitamin C.

Faktanya, penelitian menunjukkan lemak yang terkandung dalam buah ini membantu mengurangi berat badan, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan faktor pemicu penyakit jantung seperti kolesterol jahat (LDL).

Alasannya, Alpukat punya kandungan asam lemak dan lemak tidak jenuh tunggal, yang bisa membawa kolesterol jahat (LDL) keluar tubuh, dan menaikkan level kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Lemak ini juga membantu meningkatkan penyerapan antioksidan lain seperti beta-carotene and lycopene yang juga baik untuk jantung.

5. Anggur

Meskipun buahnya berukuran kecil, tapi anggur tidak bisa diremehkan dalam hal nutrisi. Beberapa varietas anggur adalah buah yang paling tinggi kandungan antioksidannya dari buah manapun.

Penelitian yang membandingkan 30 jenis varietas anggur menemukan bahwa jenis anggur jenis Black Pearl, Summer Royal Black, Pearl Green, Seedless Green, and Seedless Red menunjukkan antioksidan terkuat dan punya efek penangkal radikal bebas yang baik.

Anggur mengandung antioksidan berjenis epicatechin, catechin gallate, protocatechuic acid, gallic acid, rutin dan resveratrol. Antioksidan resveratrol inilah yang berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Penelitian lain juga menemukan bahwa resveratrol juga ada dalam ekstrak biji anggur, dan bisa berpotensi menurunkan penyakit alzheimer, serta memusnahkan sel kanker.

6. Apel

Apel banyak dihubungkan dengan berbagai khasiat kesehatan seperti, menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Hal itu dikarenakan apel adalah buah yang memiliki antioksidan berjenis flavonoid.

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 56,000 orang menunjukkan hubungan antara turunnya risiko kematian akibat kanker maupun penyakit jantung koroner berkat asupan buah apel dan makanan yang tinggi flavonoid dalam makan hariannya.

7. Stroberi

Buah merah dan menyegarkan yang satu ini pasti sudah banyak Anda ketahui. Stroberi adalah sumber Vitamin C dan antioksidan jenis anthocyanins.

Antioksidan ini memberikan mereka warna merah, sehingga semakin tinggi kadar antioksidannya semakin merah buahnya.

Baca juga: 5 Manfaat Buah dan Sayur Berdasarkan Warnanya

Banyak studi menunjukkan bahwa anthocyanins dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan level kolesterol baik (HDL), jadi cocok untuk Anda yang suka mengonsumsi banyak makanan berkolesterol maupun yang sudah memiliki nilai LDL yang tinggi ya!

8. Bit

Anda pasti sudah sering mendengar jus buah bit baik bagi kesehatan. Meskipun, banyak yang menyebutkan bit adalah buah, namun sebenarnya bit termasuk dalam kelompok umbi-umbian. Hal itu memang benar, bit kaya akan serat pangan, kalium, zat besi, asam folat, dan antioksidan.

Berdasarkan analisis FRAP (ferric reducing ability of plasma), yang merupakan tes seberapa ampuh antioksidan yang ada dalam makanan tertentu untuk bisa menetralisir radikal bebas secara spesifik, bit memiliki hingga 1,7 mmol antioksidan di tiap 100 gram buahnya.

Betalains adalah antioksidan yang membuat buah ini berwarna ungu dan dipercaya memiliki sejumlah manfaat baik untuk tubuh seperti menurunkan risiko kanker usus besar ataupun kanker di saluran pencernaan.

Selain itu, bit juga mengandung zat anti inflamasi/peradangan, bahkan ekstrak buah bit juga banyak digunakan mengatasi sakit dan peradangan pada orang yang mengalami osteoarthritis.

9. Tomat

Masih banyak perdebatan apakah tomat masuk ke dalam golongan sayur atau buah. Namun, tidak ada salahnya memasukkan tomat ke dalam buah yang memiliki antioksidan yang mudah untuk dijumpai sehari-hari.

Tomat adalah salah satu sumber likopen. Senyawa ini merupakan jenis pigmen karotenoid yang membuat tomat berwarna merah alami. Likopen adalah salah satu antioksidan yang sangat baik untuk pria. Beberapa studi menyebutkan bahwa likopen bisa mencegah penyakit gangguan pada prostat.

Likopen lebih banyak terkandung di kulit tomat dibandingkan buahnya, sehingga cara yang paling direkomendasikan adalah dengan memakan tomat secara utuh atau memasak tomat menjadi saus rumahan untuk hidangan pasta yang lezat untuk makan Anda dan keluarga.

Selain itu, buah yang satu ini juga tinggi vitamin C, serat pangan, kalium, dan memiliki kalori yang rendah, cocok untuk Anda yang sedang menjalani program diet penurunan berat badan.

10. Delima

Buah eksotis ini tidak diragukan lagi memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan antioksidannya seperti ellagitannins, anthocyanins, and asam organik.

Studi menunjukkan bahwa jus buah delima mampu menurunkan kejadian stress oksidatif, tekanan darah, level LDL (kolesterol jahat), level trigliserida, peradangan, dan kerusakan pada otot.

11. Lemon dan Keluarga Jeruk Lainnya

Lemon biasanya digunakan sebagai campuran minuman seperti teh maupun beberapa makanan. Selain rasanya yang segar, buah ini kaya akan kandungan vitamin C, essential oils, dan antioksidan polifenol.

Studi menunjukkan, dengan minum lemon setiap hari dapat mengurangi tekanan darah dan dikombinasikan dengan olahraga teratur seperti berjalan kaki. Studi lainnya, lemon mengandung zat antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan antidiabetes yang kuat.

Selain lemon, keluarga jeruk lainnya juga memiliki keunggulan yang sama. Konsumsi rutin 1 buah jeruk ukuran sedang dalam sehari dapat memenuhi kebutuhan vitamin C Anda dalam sehari.

Buah yang lebih manis dibandingkan lemon ini juga merupakan sumber serat yang baik, kalium, kalsium, folat, dan vitamin B yang lainnya.

12. Jambu Biji

Tidak sulit menemukan jambu biji di Indonesia. Jambu biji terkenal akan kandungan vitamin C yang tinggi. Bahkan merupakan salah satu yang paling tinggi dibandingkan buah lain.

Dalam 100 g buah jambu biji mengandung 228 mg vitamin C. Vitamin C yang tinggi membantu menjaga daya tahan tubuh, yang dapat membantu mencegah kita terkena penyakit infeksi akibat bakteri.

Begitu pula dengan kandungan antioksidannya. Tak mengherankan, buah yang satu ini kerap dimanfaatkan untuk mencegah kanker, khususnya kanker payudara dan prostat.

13. Buah Tin/Figs

Buah tin atau yang dalam bahasa inggris disebut dengan figs, adalah buah yang tinggi kandungan nutrisi seperti magnesium, kalium, kalsium, dan vitamin B6. Kandungan kalsium dan kalium dalam buah tin dapat bekerja sama untuk menyehatkan tulang dan menurunkan risiko terkena osteoporosis.

Tidak hanya itu, buat tin juga mengandung antioksidan polifenol yang memiliki berbagai manfaat kesehatan.  Selain itu buah tin adalah sumber prebiotik yang baik untuk membantu menyehatkan saluran pencernaan.

14.  Buah Naga

Buah naga adalah salah satu buah tropis yang mengandung banyak nutrisi dan antioksidan. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Betalain. Antioksidan ini yang ditemukan di dalam pigmen daging buah naga yang berwarna merah, dan sudah terbukti bisa membantu mencegah oksidasi kolesterol jahat yang berbahaya.
  2. Hydroxycinnamates adalah antioksidan yang bersifat anti kanker,
  3. Flavonoid, adalah antioksidan yang berhubungan dengan kesehatan otak serta mengurangi risiko penyakit jantung.

Sebuah studi mengungkapkan, di dalam biji-biji buah naga yang menempel pada daging, terkandung asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam lemak esensial ini membantu menurunkan level LDL (kolesterol jahat), dan meningkatkan level HDL (kolesterol baik).

15. Kiwi

Kiwi adalah salah satu buah dengan kandungan serat yang tinggi. Serat ini baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, kiwi memiliki kandungan vitamin C yang baik untuk menjaga sistem imun. Dilansir dari Health Plus, hanya dengan mengonsumsi 1 cup (100 – 180 g) buah  kiwi, memenuhi kebutuhan Vitamin C harian.

 

Kandungan Vitamin C dan E dapat membantu memelihara kesehatan kulit. Vitamin C adalah satu nutrisi esensial untuk memproduksi kolagen kulit. Selain itu, Vitamin C dan E juga berperan sebagai antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas.

 

Baca juga: Kandungan dan Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan

 

Buah tidak hanya merupakan komponen gizi seimbang namun juga dapat Anda rasakan langsung manfaatnya. Kandungan nutrisi makro dan mikro serta tinggi akan antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.

 

Anda juga bisa mendapatkan manfaat antioksidan dari berbagai ekstrak buah yang sudah diproses secara alami dan baik dalam produk kesehatan untuk keluarga seperti Original Love Juice dan Vegie Fruit, Hydro Coco, Diva Beauty Drink, dan rangkaiann produk H2 Health and Happiness yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di KALCare.

 

Salam Sehat,

KALCare

(RK)

 

 

Sumber:

  • Healthline. Diakses 8 Agustus 2021. 12 Healthy Foods High in Antioxidants
  • Health. Diakes 8 Agustus 2021. 23 Healthiest Superfruits You Need Now
  • Mountelizabeth. Diakses 8 Agustus 2021. 7 Super Fruits & How to Add Them to Your Diet
  • Healthline. Diakses 8 Agustus 2021. What Is Dragon Fruit and Does It Have Health Benefits?
  • WebMd. Diakses 8 Agustus 2021. Health Benefits of Figs