10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pemberian ASI Perdana

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pemberian ASI Perdana

Masa menyusui merupakan momen yang paling dinanti, terutama bagi seorang ibu yang baru pertama kali melahirkan. Sebab pemberian ASI merupakan upaya untuk mempererat ikatan antara ibu dan bayi yang baru lahir. Tidak hanya itu, pemerintah di Indonesia sangat menyarankan memberikan ASI bagi Si Kecil  karena pemenuhan gizi bayi lebih optimal daripada susu formula. 

 

 

 

 

 

 

Namun kenyataannya, banyak kejadian yang kurang menguntungkan saat pertama kali memberi ASI kepada Si Kecil. Namun, Anda tidak perlu khawatir dengan hal itu. Karena, ada sepuluh hal yang wajib diketahui saat pertama kali memberi ASI pada Si Kecil, agar proses menyusui benar-benar berjalan dengan lancar. 

 

1. Inisiasi menyusui dini (IMD)

 

Inisiasi menyusui dini (IMD) merupakan cara yang dilakukan bayi ketika baru lahir. Caranya adalah dengan meletakkan bayi dengan posisi telungkup di dada ibu, dan membiarkannya mencari puting hingga menyusu. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar IMD dilakukan setidaknya selama 1 jam pertama setelah bayi lahir. Alasannya, inisiasi menyusu dini sangat untuk menentukan keberhasilan dari proses menyusui itu sendiri dan mempererat hubungan Si Kecil dan ibu.

 

2. Produksi ASI mungkin masih sedikit

 

Anda tidak perlu panik dan khawatir jika di hari pertama setelah melahirkan, jika produksi ASI mungkin masih sedikit. Ingatlah bahwa perut bayi ukurannya masih kecil, sehingga daya tampungnya pun masih sedikit. Seiring dengan bertambahnya usia Si Kecil, volume ASI yang Anda hasilkan akan bertambah. Hal yang perlu dilakukan adalah terus menyusu Si Kecil, dan perah ASI menggunakan tangan atau hand expression. Anda juga bisa memerah ASI menggunakan pompa khusus ASI. Dengan demikian, tubuh Anda akan terus bisa menghasilkan ASI yang lebih banyak lagi untuk Si Kecil.

 

3. Posisi menyusui yang tepat

 

Anda harus memastikan posisi menyusui yang tepat bagi si Kecil. Caranya dengan mengarahkan perut bayi menghadap ke perut ibu dan mengatur mulut Si Kecil agar menutup sebagian besar area sekitar puting (areola). Pastikan Si Kecil  bisa melakukan gerakan menghisap. Anda bisa melakukan proses menyusui dengan duduk atau berbaring.

 

4. Ketahui masalah yang mungkin muncul

 

Puting lecet, payudara terasa keras dan nyeri, hingga infeksi payudara merupakan masalah mungkin muncul saat menyusui. Namun, Anda tidak perlu khawatir, jika terjadi lecet pada puting. Jika terjadi lecet, oleskan sedikit ASI di puting sebelum dan sesudah menyusui karena secara alami, ASI dapat menyembuhkan puting yang lecet. Untuk mencegah payudara keras dan infeksi payudara, Anda harus menyusui Si Kecil sesering mungkin di kedua payudara. Selain itu, Anda juga dapat melakukan kompres menggunakan air hangat saat payudara terasa keras. Namun, bila payudara sudah mulai merah dan terasa hangat, lakukan kompres dengan air dingin terlebih dahulu sebelum menggunakan air hangat. Untuk mencegah puting Anda lecet, Anda bisa mengatur ulang posisi perlekatan bayi dan payudara.

 

5. Si Kecil menyusui 10–15 menit

 

Bila dalam 5 menit bayi tampak tidak mengisap puting Anda lagi, bangunkan Si Kecil dengan menggelitik telapak kakinya. Bisa juga membangunkan si Kecil dengan mengusap punggungnya secara perlahan. Alasannya, jika menyusu kurang dari 10 menit, Si Kecil tidak bisa mendapatkan nutrisi dan lemak yang baik untuk pertumbuhannya. 

 

6. Bayi baru lahir umumnya menyusu delapan kali setiap hari

 

Bayi menyusu setiap 3 jam sekali setiap harinya, sampai malam hari. Jika dihitung Si Kecil menyusui selama delapan kali setiap harinya. Mau tidak mau Anda harus begadang demi terpenuhinya kebutuhan gizi Si Kecil. Agar nutrisi di dalam ASI Si Kecil semakin optimal, Anda bisa meminum Lovamil. Karena kandungan nutrisi Lovamil antara lain, Polydextrose, Asam Folat, DHA, Protein, Zat besi esensial, 11 vitamin dan 7 mineral. Lovamil juga mengandung ekstrak daun katuk yang alami, sehingga bagus untuk Anda dan nutrisi si Kecil saat menyusui. 

 

7. Ibu sakit tetap dapat menyusui

 

Anggapan bila ibu sakit maka ASI pun akan mengandung kuman penyakit tersebut tidak sepenuhnya benar. Memang, ada kondisi tertentu di mana ibu tidak dapat menyusui Si Kecil, seperti menderita HIV-AIDS atau sedang dalam pengobatan kemoterapi untuk kanker. Akan tetapi, umumnya untuk penyakit yang ringan seperti demam, ibu tetap dapat menyusui Si Kecil dengan aman.

 

8. Ibu bekerja tetap dapat menyusui

 

Anda tetap dapat memberikan ASI eksklusif dengan pompa payudara selama bekerja, dan menyimpan ASI perah dengan cara yang tepat. Saat ibu sedang bekerja, bayi dapat mengonsumsi ASI perah di dalam botol. Sementara saat di rumah, Si Kecil dapat disusui langsung dari payudara Anda untuk meningkatkan bounding antara Ibu dan bayi. Bounding sangat disarankan, agar hubungan Si Kecil dan ibu bisa semakin dekat. Hal ini juga bermanfaat bagi produksi ASI yang tetap terjaga dan Anda tidak akan mengalami payudara bengkak, keras, atau nyeri.

 

9. Tidak boleh sembarang konsumsi obat

 

Ibu menyusui pun tak boleh sembarangan mengonsumsi obat. Ingatlah untuk selalu bertanya pada tenaga medis sebelum mengonsumsi obat-obatan jenis apa pun selama menyusui. Karena jika sembarang konsumsi obat, maka akan mempengaruhi nutrisi ASI yang diterima oleh bayi.

 

10. Menyusui membuat ibu bahagia

 

Pernah mendengar baby blues syndrome? Baby blues syndrome adalah kondisi dimana ibu merasa sedih atau murung akibat penurunan sejumlah hormon. Hal ini sering dialami para ibu setelah melahirkan. Namun, Anda tak perlu khawatir, karena menyusui bisa menjadi solusinya. Saat menyusui, tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon ini sering disebut sebagai ‘hormon cinta’, yang akan membuat ibu merasa senang, nyaman, dan bahagia saat menyusui Si Kecil.

 

Selain memperhatikan hal-hal diatas, mengonsumsi Lovamil bisa membantu optimalkan pertumbuhan Si Kecil yang baru lahir, walaupun Anda aktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jadi tunggu apalagi? Segera dapatkan nutrisi ibu hamil, suplemen & susu hamil Lovamil yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di sini. Karena KALBE Store menjual susu & nutrisi ibu hamil & menyusui online terbaik.

 

 

 

 

 

 

Salam,

 

KALBE Store

 

Sumber:

 

klikdokter.com